Kamis, 16 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 17 Februari 2023 "Teguran Kasih"

 

JUMPA DENGAN TUHAN

Judul    : Teguran Kasih

Baca    : Amsal 27:5

Lebih baik teguran yang nyata-nyata

dari pada kasih yang tersembunyi.

 

Sahabat Kristus, apa yang ada dalam pikiran kita ketika mengalami suatu teguran. Bukankah seringkali kita ini mudah untuk menjadi tersinggung, marah dan kecewa. Seorang yang ditegur akan merasa bahwa orang yang menegurnya itu jahat dan membenci dirinya. Tidak heran banyak orang yang marah pada pimpinannya, kecewa pada gembalanya atau bahkan keluar dari pelayanan dan pekerjaan karena sakit hati yang dialaminya.

Firman Tuhan mengatakan teguran yang nyata-nyata itu lebih baik. Dalam terjemahan lain dikatakan kritik yang terus terang lebih baik. Kata kritik artinya suatu komentar atau pendapat atas kita yang bersifat membangun, meskipun kedengaran tidak enak di telinga kita. Misalnya kita ditegur karena gaya bicara kita yang terlalu berlebihan, pembicaraan kita yang terkesan kasar atau penampilan kita yang tidak sopan. Seringkali orang lain harus menegur atau mengkritik kita. Hal itu perlu supaya kita mengubah gaya hidup kita dengan benar.

Tuhan Yesus yang kita gambarkan penuh kasih pun bukan berarti setiap saat bicaranya lembut, tutur katanya manis atau berlaku yang sopan. Seringkali ketika mendapati sesuatu yang tidak berkenan di hatiNya, Tuhan Yesus menegur secara terang-terangan. Petrus pun pernah dikatakan sebagai iblis  dan dianggap sebagai batu sandungan. Oleh karena Petrus pernah menarik Yesus dan berkata bahwa Yesus tidak perlu disalibkan.

Tuhan Yesus juga pernah mengobrak-abrik orang yang berdagang di Bait Suci. Oleh karena Bait Suci merupakan tempat untuk beribadah bukan untuk berjualan. Bahkan Tuhan Yesus pernah menegur murid-muridNya yang datang mengikut Dia hanya untuk cari mujizat bukan cari pengajaran. Ada banyak momen betapa Tuhan Yesus pun menyatakan teguran secara terus terang dan terbuka. Apakah itu tanda bahwa Tuhan Yesus tidak punya kasih. Justru teguran yang nyata, teguran yang terus terang merupakan tanda bahwa Dia sedang menyatakan kasihNya secara terbuka.

Teguran yang nyata-nyata lebih baik daripada kasih yang tersembunyi. Kasih yang tersembunyi diterjemahkan sebagai kasih yang tidak diungkapkan. Artinya kita ini berkata mengasihi seseorang tapi tidak ada tindakan, kita berkata mengasihi suatu pribadi tapi tidak ada bukti nyata. Hal ini yang disebut sebagai omong kosong atau perkataan tanpa bukti.

Hari ini mari kita koreksi diri kita, bagaimana sikap kita selama ini ketika ditegur. Adakah kita memiliki kerelaan hati, kerendahan hati dan terbuka menerima setiap teguran dan kritikan. Jangan-jangan kita malah menjadi pribadi yang tersinggung dan tidak suka ditegur atau bersikap semaunya sendiri. Orang yang tidak mau ditegur, dia pasti hancur. Orang yang tidak mau dikritik, dia pasti berisik.

Sahabat Kristus, kiranya kita menjadi pribadi yang siap untuk dibentuk, dikoreksi dan diarahkan. Teguran pun sebenarnya merupakan salah satu tanda kasih. Tidak selalu ungkapan kasih itu berupa kata yang manis, lembut dan sopan. Namun teguran, sindiran dan hajaran yang diberikan seseorang untuk kita, sebenarnya merupakan bukti lain dari kasih yang diberikan bagi kita. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Rabu, 15 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 16 Februari 2023 "Di Tepi Sungai Kerit"

 

JUMPA DENGAN TUHAN

Judul    : Di Tepi Sungai Kerit

Baca    : 1 Raja-raja 17:3-4

 "Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.

Engkau dapat minum dari sungai itu, dan burung-burung gagak telah Kuperintahkan untuk memberi makan engkau di sana."

 

Sahabat Kristus, suatu kali bangsa Israel mengalami kekeringan yang begitu lama. Hujan tidak turun sekian waktu. Beberapa sungai menjadi kering. Makanan menjadi sulit untuk didapatkan. Kelaparan begitu menyiksa. Dalam masa itu Elia mendapatkan perintah dari Tuhan untuk bersembunyi di tepi sungai Kerit.

Saat dia berada di sungai itu kita mengetahui pemeliharaan Tuhan begitu luar biasa. Pagi dan sore hari burung gagak datang membawa roti dan daging pada Elia. Untuk minum dia masih bisa minum dari sungai Kerit yang masih menyisakan air.

Ada berapa banyak di antara kita yang hari-hari ini mengalami kekeringan. Kata kekeringan mengandung arti situasi yang tidak menentu dan tidak jelas selesainya. Ada yang mengalami kekeringan berupa ekonomi, banyak tagihan dan tanggungan dalam jumlah besar yang harus diselesaikan.

Ada kekeringan secara kesehatan, tidak mengerti bagaimana bisa mengalami kesembuhan dari penyakit yang sudah lama diderita. Ada juga yang mengalami kegagalan dalam sebuah hubungan, sehingga sampai sekian waktu belum mendapatkan pasangan hidup.

Ada juga kekeringan berupa masalah rumah tangga yang tidak beres, suami meninggalkan keluarga tanpa alasan yang jelas. Ada juga yang sekian waktu membina rumah tangga tapi tidak segera memiliki keturunan. Anak yang tidak menghormati orang tua.

Belum mendapatkan pekerjaan. Bisa juga mengalami masalah dalam pekerjaan yang tak kunjung selesai. Demikian pula masih banyak kekeringan yang lain yang begitu menyiksa kehidupan kita.

Menarik sekali kata "sungai Kerit" memiliki arti dipisahkan, disendirikan atau tempat untuk diasah. Nabi Elia berada di sungai Kerit untuk disembunyikan oleh Tuhan. Di situ dia menikmati saat-saat menyendiri bersama Tuhan.

Ada kalanya di tengah masa kesesakan yang kita alami, kita perlu menyediakan waktu untuk menyendiri bersama Tuhan. Saat menyendiri itu kita menyediakan diri untuk diasah, dibentuk dan dipoles oleh Tuhan secara khusus. Dalam masa-masa itu kita intensif membangun komunikasi dengan Tuhan. Tidak selalu saat berdoa menyendiri bersama Tuhan itu kita mengajukan permintaan. Kita perlu sekali waktu datang untuk menyediakan diri bercakap-cakap, membangun keintiman dan bahkan untuk dikoreksi.

Seringkali orang Kristen terjebak pada pengertian bahwa berdoa itu berarti minta sesuatu pada Tuhan. Berdoa itu saatnya kita menyediakan diri untuk berkomunikasi dengan Tuhan. Di situ kita membuka diri untuk diasah dan diarahkan oleh Tuhan. Nabi Elia memilih untuk taat pada panggilan Tuhan supaya menyendiri bersama dengan Tuhan. Di situ dia seperti nge-charge rohnya supaya tetap terus semangat. Seperti baterai hp yang di-charge supaya lebih kuat untuk beroperasi.

Nikmati waktu-waktu untuk menyendiri dengan Tuhan. Saya tahu pergumulan hidup kita tidak mudah. Beban hidup kita sudah begitu mendesak. Namun ada saatnya kita datang pada Tuhan bukan dengan segudang permintaan dan minta pertolongan. Tapi kita perlu intim dengan Tuhan, di situ kita akan dibentuk oleh Tuhan dan diasah untuk serupa dengan gambaranNya. Kadang-kadang ada instruksi tak terduga, ada arahan yang harus kita kerjakan atau petunjuk yang harus kita lakukan. Bagian kita nikmati saja dan ikuti rencana Tuhan atas hidup kita.

Setelah dari Sungai Kerit, Nabi Elia mendapatkan instruksi oleh Tuhan untuk menemui janda di Sarfat yang sudah siap mau mati karena makanan tinggal satu-satunya dimakan saat itu. Kita tahu kisah selanjutnya, minyak yang dituangkan oleh janda itu tidak habis-habis saat diperintahkan oleh Nabi Elia untuk memasak roti.

Sahabat Kristus, pengalaman sungai Kerit mengajarkan kita untuk menyediakan diri intim dengan Tuhan dan mengandalkan Dia senantiasa. Temukan dan alami sungai Kerit secara rohani dalam hidup anda. Nikmati masa-masa menyendiri dengan Tuhan dan alami kasih serta kuasa Tuhan yang tidak pernah terbatas dalam hidup kita. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Selasa, 14 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 15 Februari 2023 "Kemenangan"

 JUMPA DENGAN TUHAN

Judul : Kemenangan

Baca : Ulangan 20:4

sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.

 

Sahabat Kristus, apa yang ada dalam pikiran kita, ketika mendengar kata “kemenangan”. Kita tentu akan menghubungkan dengan peperangan, perlombaan atau pertandingan. Tidak ada kemenangan tanpa didahului dengan peperangan. Tidak ada kemenangan, tanpa seseorang mengikuti perlombaan atau pertandingan terlebih dulu.

Dalam pergumulan hidup yang kita hadapi, Tuhan mau kita ini berharap dan bersandar pada Tuhan dengan sepenuhnya. Peperangan kita dalam kehidupan ini sebenarnya terjadi saat mengalami pergumulan, masalah atau kesulitan hidup. Respon kita menentukan segala sesuatunya. Apakah kita mengambil respon sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan atau semau kita sendiri..

Firman Tuhan berkata “Tuhan, Allahmu yang berperang bagimu untuk memberi kemenangan kepadamu”. Ketika kita datang pada Tuhan untuk menyerahkan pergumulan dan beban hidup kita, Dia yang akan berperang bagi kita. Percayalah, Dia tidak akan membiarkan kita sendirian menghadapi pergumulan hidup ini.

Seberapa banyak kesulitan hidup kita alami satu per satu dan sedang kita hadapi saat ini. Apakah itu kekurangan secara ekonomi, pekerjaan yang belum didapatkan, menikah sekian waktu belum diberikan keturunan, masalah keluarga yang tidak menemukan jalan keluar atau berbagai kesulitan hidup lainnya yang bisa jadi masih membayangi kehidupan kita.

Jangan pernah ragu untuk melibatkan Tuhan dalam hidup kita. Bangun lagi kehidupan doa kita. Atur lagi perenungan Firman Tuhan kita. Mezbah pribadi kita dengan Tuhan yang selama ini berantakan, diperbaiki lagi. Saat itulah kita sebenarnya sedang menyusun strategi peperangan.

Oleh karena ketika dalam kondisi paling sulit sekalipun kita belajar untuk mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan kita pada Tuhan. Kita pun percaya bahwa Tuhan yang berperang bagi kita dan memberikan kemenangan.

Sahabat Kristus, Tuhan sendiri adalah harapan kita. Dia adalah Panglima perang kita yang ajaib. Berkat kita datangnya bukan dari gaji, kenaikan honor, barang laku atau situasi nyaman. Dia akan berperang bagi kita menyembuhkan sakit, memberikan berkat dan pemeliharaan, serta melimpahkan damai sejahtera bagi keluarga kita. Mari kita taruh harapan kita pada Tuhan, andalkan Dia, maka Tuhan akan memberikan kemenangan yang besar. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA : 0895623356501)

Senin, 13 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 14 Februari 2023 "Kasih Sebagai Identitas"

 

JUMPA DENGAN TUHAN

Judul    : Kasih Sebagai Identitas

Baca    : Amsal 3:3

Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

 

Sahabat Kristus, Seringkali orang memberi tanda pada anjing yang dipeliharanya. Tanda itu berupa kalung yang bertuliskan nama anjing tersebut atau bahkan nama pemilik anjing. Tujuannya tentu supaya anjing tersebut tidak akan hilang atau mudah dikembalikan pada pemiliknya bila ada yang menemukan di tempat lain. Demikian juga saya sering mendapati beberapa anak kecil mengenakan kalung bertuliskan nama atau nama orang tuanya. Tujuannya jelas supaya mudah dikenali siapa nama anak ini atau siapa orang tuanya.

Demikian juga ketika disampaikan dalam firman Tuhan supaya kasih dan setia dikalungkan pada leher dan dituliskan pada loh hati kita. Tujuannya supaya orang mengerti bahwa kasih merupakan identitas kita sebagai pengikut Kristus. Ada banyak orang mengenali bahwa orang Kristen itu selalu identik dengan kasih. Bahkan kalau seluruh isi Alkitab ini diringkas menjadi satu kata, akan didapati bahwa kata yang tepat adalah kasih. Kekristenan memiliki ciri khas khusus yaitu kasih. Kita diajarkan untuk mengasihi Tuhan, mengasihi sesama, mengasihi orang tua, mengasihi anak-anak bahkan mengasihi orang yang berbuat jahat pada kita.

Kasih merupakan identitas kita sebagai pengikut Kristus. Oleh karena itu bila ada orang yang mengaku Kristen, tapi masih membenci orang lain, menaruh dendam pada saudaranya, mudah perhitungan, pelit, atau bahkan tidak mau melayani maka bisa dipertanyakan, ajaran siapa yang dia ikuti. Kalau Tuhan Yesus saja mengajarkan kasih, maka tidak sepatutnya kita berbuat sesuatu di luar yang Dia ajarkan.

Seorang yang hidup dalam kasih akan mudah untuk memberi sesuatu pada orang yang dikasihinya. Orang tua memberikan makanan atau menyediakan kebutuhan anaknya. Seseorang memberikan kado pada pasangannya ketika ulang tahun. Demikian juga ketika kita mengasihi Tuhan, maka kita akan berusaha untuk memberikan yang terbaik pada Tuhan. Kita memberikan waktu, tenaga, keuangan bahkan seluruh hati kita sebagai bukti ketaatan pada Tuhan.

Sahabat Kristus, hari ini bertepatan dengan momen hari kasih sayang, adakah kita sudah memberikan yang terbaik untuk orang-orang yang kita kasihi. Demikian pula, adakah kita sudah bersedia menyerahkan yang terbaik dari hidup kita pada Tuhan atau selama ini kita hanya memberikan sesuatu yang sisa, yang sekedarnya saja dari hidup kita pada Tuhan. Saatnya kita membagikan sesuatu yang terbaik pada orang yang kita kasihi dan bahkan yang istimewa kita berikan pada Tuhan. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Minggu, 12 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 13 Februari 2023 "Hancur Hati"

 

JUMPA DENGAN TUHAN

Judul    : Hancur Hati

Baca    : Mazmur 51:19

 

Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

 

Sahabat Kristus dalam perjalanan hidup kita, ada kalanya kita ini mengalami kegagalan, keresahan, kegelisahan atau merasa hidup kok begini-begini saja.

Mudah sekali untuk kita menyalahkan orang lain dan menunjuk orang lain sebagai penyebab situasi buruk yang kita alami.

Tapi Firman Tuhan mengajarkan untuk kita datang pada Tuhan dengan hati yang hancur. Hati yang hancur ini merupakan langkah seseorang untuk bertobat dengan segenap hati dan tanpa ada yang ditutupi. Hati yang hancur membuat kita sadar, saya yang salah. Tapi pernyataan kesalahan diri ini tidak diucapkan dengan kecewa atau sinis, tapi menyadari benar ketidak berdayaan kita di hadapan Tuhan.

Ada banyak pihak yang mengajarkan bahwa kalau bersalah atau berdosa, tinggal datang pada Tuhan minta ampun. Seakan Tuhan itu mesin elektronik yang tinggal ditekan "on-off" nya. Jadi kalau salah ya sudah bertobat lagi, nanti dipulihkan. Kalau berbuat kesalahan lagi tinggal berdoa minta ampun. Tentu tidak demikian.

Datang pada Tuhan itu perlu kehancuran hati. Penyesalan yang mendalam dan rela hati untuk dikoreksi tanpa gengsi. Kalau Tuhan singkapkan sesuatu, tidak ada lagi kita merasa perlu membenarkan diri.

Orang yang hancur hati bahkan merasa untuk diampuni pun sebenarnya tidak layak. Kalau sampai Tuhan mau menerima dan dengar doa, itu sudah lebih dari cukup. Kehancuran hati diperlukan untuk kita memiliki pertobatan yang sejati dan tidak pura-pura. Tidak ada alasan bertobat supaya nanti diberkati. Tidak ada dalih berbalik pada Tuhan supaya masalahnya ditolong.

Orang yang hancur hati cuma mau cari Tuhan, sekalipun itu butuh linangan air mata. Dia tidak berharap berkat dan mujizat. Sesungguhnya dia hanya berharap Tuhan mau menerima hidupnya lagi. Hal itu sudah lebih dari cukup. Kalau sampai satu kali Tuhan mengijinkan hidupnya dipulihkan dan diberkati, sebenarnya itu hanya bonus.

Sahabat Kristus, Tuhan masih mau cari orang-orang yang mau datang pada Tuhan dengan hati yang hancur. Bukan orang yang merasa oke, nyaman atau baik-baik saja. Sekiranya mungkin, biarlah kita didapati sebagai orang yang hancur hatinya di hadapan Tuhan. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Pokok Doa Syafaat Edisi 13-19 Februari 2023

 

Pokok Doa Syafaat Mizpa Ministry

Edisi 13-19 Februari 2023

 

Senin, 13 Februari 2023

Kita berdoa untuk mendukung kegiatan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin. Kiranya di setiap agenda kerja beliau mendatangkan hasil yang baik, manfaat untuk masyarakat dan diberikan kesehatan yang prima untuk mengunjungi berbagai daerah.

Selasa, 14 Februari 2023

Hari ini dikenal sebagai hari kasih sayang. Kita berdoa setiap anak-anak Tuhan hidup dalam kasih sayang yang benar. Tidak ada yang memanfaatkan untuk pergaulan yang salah. Kasih sayang sejati dari Tuhan Yesus kiranya dinyatakan atas hidup setiap kita, melimpah tanpa batas.

Rabu, 15 Februari 2023

Kita berdoa untuk ketahanan pangan, secara khusus Bulog mampu mengendalikan harga dan mengelola persediaan beras, gula, gandum, terigu, kedelai dan bahan pangan lainnya.

Kamis, 16 Februari 2023

Belakangan ini banyak kasus pembunuhan dilatar belakangi dendam dan sakit hati. Bahkan seringkali korban pembunuhan diperlakukan secara sadis berupa mutilasi atau dimasukkan dalam tempat tertentu yang tersembunyi. Kita berdoa, roh sadis dan keji tidak lagi terjadi atas bangs aini. Setiap pribadi mau menjadi pribadi yang mengampuni dan memiliki penguasaan diri.

Jumat, 17 Februari 2023

Kita berdoa untuk kesehatan, kebutuhan logistik bagi para pekerja penerjemahan Alkitab. Tuhan turun tangan mulai dari perlindungan, kesehatan, survey hingga perijinan yang diperlukan bagi setiap pekerja penerjemahan Alkitab yang ada di setiap daerah.

Sabtu, 18 Februari 2023

Kita berdoa untuk mendukung ibadah MInggu yang diadakan di berbagai gereja. Tuhan kiranya memberkati dengan keamanan, perlindungan dan hikmat Tuhan atas setiap para pelayan Tuhan. Pembicara, pemimpin pujian, pemain musik, pendoa, penerima tamu dan kolektan serta berbagai tugas pelayanan lain kiranya melayani dengan ketulusan hati dan menjadi berkat. Jemaat Tuhan pun mengalami lawatan Tuhan dalam ibadah yang diikuti.

 

“Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” (Yakobus 5:16b)

Kamis, 09 Februari 2023

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 Februari 2023 "Lemah Lembut dan Rendah Hati"

 

JUMPA DENGAN TUHAN

Judul    : Lemah Lembut dan Rendah Hati

Baca    : Matius 5:5

Berbahagialah orang yang lemah lembut,

karena mereka akan memiliki bumi.

 

Sahabat Kristus, kata lemah lembut sejajar dengan kata “rendah hati”. Dalam hal ini pengertian yang didapat yaitu seseorang yang tidak lagi menganggap dirinya sebagai yang utama. Namun memiliki kerelaan hati untuk melayani orang lain. Seorang yang rendah hati akan selalu berpikir tentang bagaimana supaya orang lain diutamakan, disenangkan dan bisa dilayani dengan baik melebihi dirinya sendiri.

Seorang yang rendah hati akan rela untuk melakukan sesuatu tanpa harus dilihat oleh orang lain. Sekalipun yang dia kerjakan sendirian, tidak banyak yang mendukung dan tidak banyak memberikan hasil secara materi, namun dia akan tetap mengerjakan bagiannya dengan setia. Dia tidak mencari promosi atau penghormatan dari manusia, seorang yang rendah hati akan fokus pada apa yang Tuhan percayakan dalam hidupnya.

Dalam masa-masa seperti ini, saat segala sesuatunya serba instan dan teknologi menjadi kebutuhan sehari-hari, kita jarang sekali menemukan karakter kerendahan hati. Segala sesuatunya menuntut seseorang pada kepuasan diri sendiri. Banyak orang hanya mencari cara bagaimana dirinya disenangkan, kebutuhannya dipenuhi dan apa yang dia mau tercapai. Tidak peduli bagaimana dengan kebutuhan orang lain, selama apa yang dia inginkan terpenuhi, dia akan melakukan segala cara.

Kerendahan hati membuat kita menanggalkan ego. Kita diajarkan untuk tidak mudah tersinggung dan kecewa, sekalipun kita mampu melakukannya. Sekalipun kita punya hak untuk tersinggung dan kecewa, seorang yang rendah hati akan memilih untuk tidak melakukan langkah itu. seorang yang rendah hati akan lebih banyak berdiam, daripada mengeluarkan kata-kata dengan sembrono. Dia tahu kapan harus membuka mulut dan berbicara sesuatu.

Seorang yang rendah hati lebih memilih untuk menjauhi perbantahan, menghindari perdebatan dan menolak perselisihan. Bukankah Firman Tuhan sendiri yang berkata bahwa “terhormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan” (Amsal 20:3). Dalam berbagai peristiwa, Tuhan Yesus lebih memilih diam daripada berdebat dengan orang Farisi. Dia tahu kapan saatnya untuk menjawab mereka, namun ada saatnya untuk lebih baik tidak meladeni sindiran dan perkataan mereka yang sinis.

Firman Tuhan berkata seorang yang lemah lembut akan memiliki bumi. Arti kata memiliki bumi yaitu dia akan mendapatkan kesejahteraan, kebahagiaan dan penghiburan yang tidak dimiliki oleh orang lain. Sekalipun secara materi, dia tidak selalu berlebih, namun dia percaya bahwa pemeliharaan dari Tuhan sudah lebih dari cukup untuk menjalani hidup hari demi hari. Sebab hanya Tuhan saja yang menjadi bagian hidupnya yang utama.

Sahabat Kristus, saatnya kita belajar untuk menjadi pribadi yang lemah lembut dengan memiliki karakter kerendahan hati. Sesuatu yang saat ini bisa jadi jarang dimiliki oleh seseorang. Kerendahan hati akan menunjukkan kuatnya karakter Kristus pada diri seseorang, oleh karena tidak ada motivasi terselubung yang dilakukannya. Di dalam hatinya yang ada hanya perkataan “aku ini hambaMu ya Tuhan. Siap untuk melakukan apapun yang Engkau perintahkan”. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

 

 

KESAKSIAN PELAYANAN

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"

  JUMPA DENGAN TUHAN Judul     : Kuat Di Dalam Tuhan Baca     : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...