Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesaksian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Januari 2023

Kesaksian Anak Diterima Bekerja

Sulistyo Asih

Selamat menyongsong tahun baru...2023 yg kita semua tidak tahu seperti apa ke depannya...tapi satu yang kita tahu..kita punya Tuhan yg Besar...yang telah berjanji dan sanggup mengenapi ..tidak ada satupun yang mustahil dan sukar saat kita berjalan bersama Tuhan.

Bersyukur dan berterima kasih untuk penyertaan Tuhan selama 365 hari di 2022...saat kami menoleh ke belakang betapa kami bersyukur... TuhanYesus tidak pernah meninggalkan kami...

Saat semua seperti mengalami jalan buntu  TuhanYesus bukakan jalan...

2022 di mana kami boleh mengalami pemulihan hubungan dengan anak sulung kami...di mana rumah tangga kami Tuhan ijinkan mengalami sesuatu yg buruk...di mana saya pribadi seperti merasakan putus asa dan jauh dari Tuhan... tetapi Tuhan Yesus adalah Allah yg Setia..Dia tidak pernah tinggalkan kami seorang diri...

Akhir tahun 2022 Tuhan memberkati kami melewati anak kami Lio yg di terima Bekerja di PT PAMA Persada Nusantara... padahal beberapa bulan yg lalu tidak lulus di MCU...

Itu semua karena campur tangan Tuhan dan dukungan dari saudara semua di grup ini...

Teman teman Lio keluar uang ada yg 6 -7 juta... tetapi Lio tidak serupiah pun semua semata mata karena Tuhan bukan karena manusia.

Dan kami sangat bersyukur karena Tuhan Yesus baik dan kami juga boleh menjadi saluran berkat untuk jemaat di gereja kami..

Sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk pak Okky...kakak Dorkas dan saudaraku Dian Wijayanti... selalu menguatkan dan mensupport kami lewat doa dan tak lupa juga untuk semua keluarga grup SUMBA...

Mohon maaf jika mungkin ada salah kata selama ini yg tidak berkenan..

Kesaksian Menabur Untuk Ibadah Natal

Dorkas Hongkong

Hidup Untuk Bersaksi

Shalom semuanya bapak ibu yang dikasih Tuhan

saya mau menyaksikan kebaikan Tuhan dalam hidup saya.

Tanggal 24 malam nya saya siapin baju karena kami ada drama natal

Tiba² didalam hati berkata berikan semua uang yang ada di dompet untuk persembahan natal besok

uang itu persiapan untuk keperluan 6 hari lagi ada juga ibada hari Jumat.

orang Indonesia yang sudah jadi orang Hongkong hari Minggu kerja hari Jumat libur makanya diadakan ibada hari Jumat.

Saya tidak pikir lagi nanti hari jumat persembahan nya apa

saya belajar mau taat

saya blm pernah melakukan baru kali ini.

Saya juga undang teman saya dia muslim tapi dia udah pernah ikut ibada sekali dia juga mau  ikut ibada

sampai di gereja dia kasih amplop ke saya

saya pikir itu kartu natal

saya simpan di tas saya juga tidak buka.

Tanggal 29 ada teman belikan baju ada juga kasih cat rambut ada juga teman yang tawarkan suruh vaksin buat paru²

bayar $800 teman ini yang nayarin  bagi saya cukup mahal dan teman yang kasih amplop itu isi nya uang

Tuhan baik disaat kita mau taat,

Tuhan memberikan lebih dari apa yang kita perlukan.

Prinsip saya disaat kita mau memberi kita tidak akan kekurangan disaat kita tidak memberi kita juga tidak akan berkelebihan

berkat Tuhan tetap sama.

Tuhan baik selamanya

Kesaksian Suami Terpilih Sebagai Kepala Desa

 Netty Sitepu

Sungguh Tuhan itu sangat baik karena saat suami ikut nyalon jadi kepala desa, didesanya suami, saudara dan keluarga suami tidak ada yg mendukung, abang sepupunya yg lagi menjabat sebagai kepala desa pun menyuruh kami mundur jangan nyalon karna  ada yg didukung beliau.

sy hanya bisa lakukan berdoa dan berpuasa, berserah penuh kpda Tuhan,

Sy minta petunjuk kpda Tuhan spya dijumpakan dgn tim yg solit,  setiap pertemuan kami awali dgn doa, sedang lawan politik mengandalkan dukun.

1 dari pesaing suami berkata  sambil mengejek sy katanya $ didesa ini kalo hanya mengandalkan Tuhan  tidak akan menang $

Sy terus berpuasa dan berdoa , puji Tuhan pemilihan dipercepat 3 hari, selama 3 hari itu sy dan tim hanya menyembah dan berdoa, syukur juga kpda pak Okky memberi saran spya membacakan Masmur 91, maka sy ajak semua tim untuk mendeklarasikan setiap ayat yg ada. Sebab calon yg lain pakai dukun dan ada juga yg Kesurupan.

Puji Tuhan saudaraku dihari H nya sy berserah penuh kpda Tuhan Yesus  dimana sy dan suami juga anak" tdk bisa memilih karna bukan warga desa tsb, lalu sy ambil posisi jadi pendoa dan menaikkan masmur pujian sampe penghitungan suara di jam 13.30, panitia mengumumkan bahwa: Jaksen Tarigan  (no 4 ) menang dgn perolehan suara 253 mengalahkan kandidat yg lain.

Sungguh Tuhan Yesus itu baik, Dia telah mengubahkan keadaan kami yg dari nol. Sekarang tinggal nunggu pelantikannya

Kesaksian Berkat Tuhan Di Akhir Tahun

 

Sari, Purwokerto

Shalom sobat Sumba selamat malam sedikit saya mengucap syukur lewat kesaksian diakhir Tahun ini.saya bersyukur kepada Tuhan perjalanan ditahun 2022 ini buat kehidupan saya sendiri begitu sulit terutama pada kondisi keuangan saya selama ini tapi saya tetap bersyukur karena Tuhan selalu masih tetap mencukupi kebutuhan saya tiap hari...hari demi hari saya jalani dgn iman dan kesabaran saya ...

saya orang tua tunggal dan mempunyai satu anak suami saya sdh dipanggal Tuhan 3 tahun lalu saya berpikir bagaimana saya bs mencukupi kebutuhan sehari2 saya blm buat biaya sekolah dan lain2 kalo dipikir tapi Tuhan sangat luar biasa selalu mencukupkan kebutuhan saya sehari2.pagi tadi saya TDK punya uang sama sekali didompet ada uang 5 Rabu dan beraspun hbs saya hanya bs mengucap syukur dan berdoa Tuhan hari ini beras sdh hbs saya cuman pnya uang segini gmna ya Tuhan,. .

sore tadi pulang kerja teman saya Wa pingin main kerumah dan dia datang memberikan kue dan amplop didlm kresek setelah dia pamit pulang saya buka ternyata ada 2 amplop yg berisi uang Puji Tuhan saya mengucap syukur sama Tuhan sambil menangis Trimakasih Tuhan pertolonganMu sungguh tepat waktu dan Engkau sungguh baik.Demikianlah Bapak ibu kesaksian yg saya berikan dipenghujung Tahun ini Tuhan begitu baik dan sungguh baik  semoga kesaksian ini bs menjadi berkat buat kita semua apapun yg terjadi dlm kehidupan kita sehari2 tetap bersyukur🙏

Selasa, 20 Desember 2022

Kesaksian Panggilan Tuhan Bagi Hidup Saya

 

Kesaksian Panggilan Tuhan Bagi Hidup Saya

Dua puluh satu Desember salah satu hari bersejarah dalam hidup saya. Tepatnya pada tahun 2015. Saat itu di sebuah WiFi Corner Jl. Kapuas Surabaya. Saya datang untuk bermain internet. Sudah tidak ada yang saya lakukan. Saat itu kerja sudah libur, tapi saya masih kondisi tidak jelas. Hari itu Senin Pkl. 08.30 pagi. Empat hari menjelang Natal. Namun kondisi saya sedang tidak berdaya.

Keuangan sedang tidak menentu. Pekerjaan juga tidak menentu. Istri dan anak ada di luar kota. Mau kunjungi mereka untuk berlibur natalan, malu rasanya. Tidak ada uang sekedar untuk menikmati natalan bersama keluarga. Hari itu saya seperti orang yang putus asa. Di Wifi Corner itu saya sekedar menghibur diri. Menghabiskan waktu. Menguatkan diri.

Saya buka internet, menjelajah kesana kemari. Buka Facebook. Buka google dan sebagainya. Hati ini sedang sepi. Tidak jelas apa yang diinginkan. Saya sudah meninggalkan pelayanan selama Sembilan tahun. Saya sebelumnya fokus sebagai ketua komunitas penggemar grup musik. Segala sesuatunya saya pertaruhkan di komunitas ini. Uang, waktu dan tenaga saya curahkan habis-habisan. Saya pun juga tidak lagi ke gereja selama sekian waktu. Namun pada akhirnya semuanya berantakan. Komunitas grup musik itu banyak keributan secara internal. Saya pun sempat dilaporkan ke polisi untuk alasan yang tidak jelas.

Setiap sore sepulang mengajar yang saya lakukan hanya bermain internet. Cukup membayar lima ribu akan mendapatkan kode voucher untuk bermain selama 12 jam. Sampai pada akhirnya 21 Desember 2015 itu saya datang lagi ke Wifi Corner. Kali itu pagi hari karena sudah mulai libur sekolah. Di tengah saya browsing internet, saya mendengar ada suara bergema di hati. Suara itu berkata “layani Aku…”. Saya yakin itu suara Tuhan. Suara yang sudah lama tidak saya dengar. Suara yang selama ini saya abaikan.

Saya tidak segera setuju dengan yang Tuhan katakan. Saya pun menjawab dengan kata-kata, seperti seorang berbicara pada teman di depannya. “Saya tidak mau, Tuhan. Saya tidak mau melayani… Saya sudah lama tidak melayani”. Selanjutnya saya pun menambahkan “Saya ini tidak bisa main musik, tidak bisa menyanyi dan tidak bisa kotbah”. Namun Tuhan tidak menyerah dengan saya, Dia berkata “Layani aku dengan yang kamu bisa. Kamu bisa berdoa kan”. Tuhan melanjutkan “Doakan orang-orang yang ada di Facebook. Mereka butuh orang yang mau mendoakan pergumulan mereka. Aku memilih kamu”.

Tanpa banyak penolakan lagi, saya pun menerima panggilan Tuhan tersebut. Tanpa terasa air mata pun menetes. Saya merasakan seperti ada orang yang memeluk saya. Seperti pelukan seorang sahabat. Meskipun di meja yang saya tempati saya sedang sendirian. Namun terasa hangat sekali. Terasa nyata. Apalagi ada kalimat yang terdengar jelas “selamat melayani Aku lagi…”. Air mata saya pun tak terbendung. Meskipun tetap saya menahan diri karena saya berada di ruangan umum.

Sejak hari itu saya memutuskan untuk memulai pelayanan dengan cara baru. Saya menyediakan diri untuk mendoakan pergumulan orang-orang di Facebook. Setiap kali saya membaca postingan orang-orang dalam permasalahan yang dihadapi, saya lalu respon dengan mendoakan mereka. Hari demi hari. Waktu demi waktu. Saya kerjakan pelayanan tersebut dengan setia. Saya dukung doa orang-orang yang dalam pergumulan. Saya kunjungi yang sakit. Saya datangi yang dalam penjara. Seberapapun yang Tuhan percayakan, saya kerjakan sebatas yang saya mampu.

Hari ini, ketika menengok ke belakang. Tujuh tahun sudah Tuhan percayakan pelayanan ini. Pelayanan yang nampaknya kecil, biasa dan sederhana. Tapi Puji Tuhan, oleh kasih karunia Tuhan Yesus, pelayanan ini boleh menjadi berkat bagi banyak jiwa di mana pun Tuhan percayakan. Bahkan kalau pun Tuhan mengembangkan kepercayaan lebih pada saya, semua juga karena kebaikan Tuhan semata. Tuhan Yesus baik dan ajaib. Kebaikan dan keajaiban Tuhan Yesus tidak pernah ada batasnya. (Okky Rahardjo. 21122022)

Kamis, 20 Agustus 2020

Kesaksian Dilepaskan Dari Penyakit Akibat Tumbal Kesuksesan

 

Kesaksian berikut kami sampaikan dari rekan sepelayanan kami yang ada di Purwokerto. Sebut saja namanya Bu Sari. Ibu Sari seorang janda dengan satu anak. Beliau selama ini bekerja sebagai pengasuh anak atau baby sitter di rumah seorang pejabat Kepolisian di daerah Jawa Tengah. Istri dari pejabat kepolisian tersebut bekerja sebagai kepala cabang sebuah bank. Sepengetahuan Bu Sari, istri dari pejabat kepolisian ini yang kita sebut bu Nn ini sering bertindak seperti seorang paranormal. Hal-hal yang dibicarakan seringkali hal yang bersifat mistis dan gaib. Bahkan suaminya yang seorang pejabat, ketika sampai di rumah harus kalah wibawa dengan sang istri.

Suatu kali Bu Sari sakit keras yaitu asam lambung sekian waktu tapi tidak kunjung sembuh. Sudah berobat ke berbagai tempat tapi belum sembuh juga. Sakit tersebut dirasanya sudah sekitar dua minggu. Ada seorang teman yang diakuinya punya indera keenam, mengatakan bahwa sakitnya itu karena dikirim oleh seseorang hal yang berbau mistik. Ditengarai bahwa Bu Sari ini akan dijadikan semacam tumbal untuk kesuksesan jabatan dari Bu Nn. Selama sakit itu wajahnya pucat dan kuning sekali. Setiap malam Bu Sari mengucapkan doa tertentu yang diyakini akan membawa kesembuhan. Namun setekah berdoa itu, sekali sembuh lalu muncul lagi sakitnya. Demikian berulang berkali-kali.

Oleh kasih karunia Tuhan, Bu Sari dikenalkan oleh saudara iparnya pada pelayanan kami. Kami bersambung komunikasi pada tanggal 7 Juni 2010. Tidak banyak yang kami lakukan. Berikut ini yang kami sampaikan sebagai masukan pada beliau   :

[7/6 20:12] Okky Rahardjo: Berikut yang bisa saya sampaikan..

Yang pertama, bangun tengah malam paling lambat jam tiga untuk berdoa.

Yang kedua, kali ini yang dinaikkan bukan Doa Bapa Kami 40 kali, karena tidak ada rumusnya seperti itu. Tapi naikkan pujian dan penyembahan yang menyatakan kuasa Tuhan... Lagu apa saja yang njenengan tau bisa juga "bagi Tuhan tak ada yang mustahil, bagi Tuhan tak ada yang tak mungkin" tau lagu itu ya

Yang ketiga, ucapkan doa seperti ini "Saya percaya oleh kuasa darah Tuhan Yesus hidup saya dipulihkan. Tubuh saya adalah Bait Roh Kudus, oleh karena itu segala kuasa kegelapan tidak boleh tinggal dalam hidup saya. Perlindungan Tuhan Yesus nyata bagi saya sehingga tidak ada satu serangan apapun yang mempan terhadap diri saya. Jiwa saya milik Tuhan Yesus sepenuhnya, sebab hidup saya sudah ditebus oleh kuasa darah Tuhan Yesus. Kuasa darah Tuhan Yesus ajaib dan dahsyat melindungi saya. Dalam nama Tuhan Yesus saya berdoa dan mengucap syukur. Amin"

[7/6 20:17] Sari Tesa SUMBA: Trimakasih mz atas sarannya dan doanya amin....nanti malam saya akan bangun dan berdoa seperti yg mz oki sampaikan.

[7/6 20:19] Sari Tesa SUMBA: Nuwun mz🙏

[7/6 20:21] Okky Rahardjo: Iya, nanti saya dukung doa juga..

[8/6 05:46] Sari Tesa SUMBA: Syaloom mz oki selamat pagi Trimakasih atas dukungan doanya jg mz dan doa semalam sdh saya laksanakan sampe saat ini saya sdh sedikit merasa enakan mz🙏

[8/6 06:10] Okky Rahardjo: Luar biasa. Tuhan Yesus baik dan ajaib...

[8/6 06:14] Sari Tesa SUMBA: Sungguh luar biasa mujizatnya mz gk sekali dua kali Tuhan memberikan mujizat pada saya mz Tuhan selalu memberikan kekuatan dan kemudahan2 pada saya setelah saya dtinggal suami saya saya merasa kuat dan tegar sampe saat ini dan semuanya ini Tuhanlah yg memberikan semuanya...amin

[10/6 06:05] Sari Tesa SUMBA: Saya sakit mulai tgl 24 mei itupun saya kuat2in untuk bekerja dsitu pak sya sdh keliatan pucat puncak rasa sakit saya terakhir akhir bulan mei kmrin dan saya keluar.

Pada tanggal 10 Juni 2020 siang harinya, kami mendoakan ibu Sari melalui telepon. Sejak saat itu tidak ada lagi sakit asam lambung yang selama ini diderita. Semua sudah total sembuh oleh kuasa darah Tuhan Yesus. Beliau juga sempat menyampaikan kesaksian di grup doa kami.

 [11/6 02:41] Sari Tesa SUMBA: Syalom bapak ibu yg terkasih didlm grup sumba ini maaf bgt ditengah pagi ini kami menggannggu akifitas istirahat ibu bapak sekalian. saya ingin bersaksi pd bpk ibu semua setelah 2 minggu lebih saya sakit dan gk tau rasa sakit dlm tubuh ini kyak ada sesuatu yg aneh seperti ada yg menyerang saya melalui ilmu hitam yg dtanam dlm tubuh ini.

saya bertemu teman baik saya dan dia mempunyai sebuah karunia yg tdk bs dimiliki oleh orang lain Dia melihat saya pucat dan lemas dan ada seorang yg menanam dan mengirimkan sesutu dlm tubuh mbak jgn kuatir dan berdoalah aq akan bantu doa pula. suatu ketika saya doa malam tubuh ini berangsur pulih hari ketiga rasanya kambuh sakit lagi mual2. tapi saya tdk kuatir dan takut serta tdk begitu mengeluh saya minta pada Tuhan dan berdoa Tuhan sembuhkan sakitku jamahlah tubuhku tiap malam saya berdoa dan berdoa sedikit sembuh .

dan kemarin tepat tgl 7 mbak ratih kakak ipar saya menyarankan coba ikut grup doa sumba barangkali nanti km bs sembuh setelah saat tgl 7 kmrin bdn saya lemas mual2 lgi saya langsung ikut grub ini .dan bs berkenalan dgn bpk ibu semua serta pak oki .saya sharing pak oki dan saya critakan minta dukungan doa tiap mlm saya doa dan bangun lambat laun penyakit ini disembuhkan kmrin tgl 10 pak oki mendoakan saya luar biasa mujizat Tuhan langsung seketika segala kuasa gelap yg bersemayam dlm tubuh saya ini hilang dan sampe saat ini saya dipulihkan dan Tuhan benar2 mengirim pak oki untuk menyembuhkan saya Puji Tuhan 5 hari ini saya mengikuti Sumba. Tuhan berikan mujizat kesembuhan Haleluyah amin. semoga kesaksian saya ini bs jdi berkat buat grup ini Trimakasih sudah menerima saya dan bs berkenalan lewat grup ini dan trimakasih pak oki semoga dlm pelayanan bapak bs jdi berkat buat kita semua...amin🙏

Demikian kesaksian sederhana ini, kiranya boleh menjadi kekuatan bagi kita semua bahwa kuasa darah Tuhan Yesus lebih dari mampu untuk mengatasi segala gangguan dan serangan dari kuasa kegelapan, apapun dan bagaimana pun jenisnya. Kalau pada ibu Sari yang sederhana, Tuhan Yesus sanggup lakukan mujizatNya, percaya dan yakin bahwa mujizat itu pasti dinyatakan atas hidup kita juga.

Demikian juga segala pujian hanya ditujukan bagi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Dia yang layak ditinggikan, bukan nama saya pribadi atau pelayanan kami. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati .

 

Kamis, 06 Agustus 2020

Pernikahan Beda Iman, Disatukan Dalam Kasih Tuhan


Berikut ini kami sampaikan kesaksian dari Rita, rekan sepelayanan kami yang tinggal di Polewali, Sulawesi Barat. Dua tahun yang lalu beliau menghubungi kami untuk didoakan masalah rumah tangganya. Saat itu suami beliau meninggalkan beliau dan keluarga dikarenakan perbedaan iman yang mereka yakini. Bu Rita merupakan pengikut Kristus, sedangkan suaminya yaitu Adhy berstatus seorang Muslim. Mereka bukan saja berstatus beda keyakinan, tapi menurut saya juga mempermainkan Tuhan.

Bagaimana tidak, untuk menyenangkan orang tua pihak laki-laki mereka berdua menikah secara siri. Namun di lain kesempatan, untuk menyenangkan keluarga pihak perempuan, mereka juga melakukan pemberkatan nikah di gereja. Adhy, saat diberkati di gereja menyatakan diri pindah agama menjadi Kristen. Bahkan dia mengikuti ritual adat setempat dengan makan daging babi dan anjing sebagai tanda sah masuk Kristen. Namun Adhy tidak mau dibaptis, pernikahan pun dilakukan dengan segera. Usai pernikahan, Adhy masih bersedia mencatatkan diri sebagai beragama Kristen dalam kartu keluarga yang mereka buat. Namun tentu saja semua dituliskan hanya sebagai syarat saja, hanya untuk legalitas di kartu identitas. Saat itu mereka tinggal di rumah orang tua Rita.

Nah satu kali Adhy merasa tidak mau berpura-pura terlalu lama. Dia akhirnya meninggalkan istrinya untuk pulang ke rumah orang tuanya di Pare-Pare, Sulawesi Selatan. Dia diminta oleh orang tuanya untuk kembali pada iman yang sebelumnya. Kalau mau, istrinya yaitu Rita juga pindah iman mengikuti suaminya supaya bisa tinggal bersama satu atap di rumah keluarga suami. Tentu saja Rita tidak mau mengikuti keyakinan suaminya. Nah pada kebuntuan inilah Rita menghubungi kami untuk minta didoakan dan diberikan penguatan serta solusi.

Kami menyampaikan pada Rita supaya dia bertobat dan berbalik pada Tuhan dengan segenap hati. Hal ini dikarenakan menurut saya, dia sudah mempermainkan Tuhan. Sebentar ikut Islam, sebentar ikut Kristen. Semua hanya demi legalitas pernikahan. Saat itu dia menangis dan menyadari kekeliruannya. Saya mencoba mengarahkan bahwa kekristenan itu bukan semata agama, namun sebuah hubungan yang intim antara kita dengan Kristus. Dalam hubungan itu ada kehendak Tuhan yang diikuti, ada kebenaran yang harus ditaati dan kehidupan yang penuh dengan interaksi yang indah antara kita dengan Bapa di Surga.

Saya ingat, bulan September 2018, ibu Rita ini menyatakan komitmennya untuk mengikut Kristus dengan sungguh-sungguh. Dia bahkan mengucapkan komitmen untuk menerima Yesus sebagai Juru Selamat pribadi, sesuatu yang selama ini tidak pernah dilakukan meskipun dia beragama Kristen sejak lahir. Sejak saat itu dia bergabung dengan pelayanan kami untuk bertumbuh dalam iman secara benar. Beliau mengikuti program baca Alkitab setiap hari secara rutin selama sekitar dua tahun ini. Dia bertekad tidak mau lagi mempermainkan Tuhan Yesus.

Seringkali suaminya mengajak dia untuk pindah iman supaya bisa hidup bersama lagi, namun Bu Rita tetap berkeras tidak mau meninggalkan Tuhan Yesus. Jadilah hubungan mereka berjauhan, karena terpisah jarak, waktu dan iman. Suami beliau yaitu Pak Ardhy masih memberi nafkah pada putri mereka yang masih kecil, sebagai bentuk tanggung jawab seorang ayah. Ucapan cerai pun sempat terlontar dari suami karena istri tidak mau mengikuti iman suami. Namun selama itu mereka hanya berhubungan melalui HP, karena tidak bisa saling jumpa. Komunikasi pun sempat memburuk. Pertengkaran tak berujung sering pula terjadi.

Waktu terus berjalan, Bu Rita tetap bertahan dalam komitmen sebagai pengikut Kristus yang tidak bisa diubah lagi. Di satu sisi, Bpk Ardhy juga tidak mau meninggalkan ‘keimanannya di seberang’. Mereka pun mulai bisa menjalin komunikasi dengan baik, karena pada dasarnya mereka berdua masih saling menyayangi. Apalagi ada putri kecil mereka yaitu Melody yang masih membutuhkan kasih sayang orang tua. Rita selama hidup tanpa suami, dia mengandalkan sokongan keuangan dari orang tua untuk membiayai kehidupan anaknya. Sementara setiap bulan, Ardhy juga transfer meskipun jumlahnya tidak menentu dan tidak besar. Hal ini dikarenakan Ardhy sudah bekerja namun masih berstatus pegawai baru.

Namun masalah besar terjadi ketika awal Juli pihak orang tua Rita memberi deadline tentang hubungan mereka berdua. Rita diberikan waktu selama satu bulan untuk menentukan keputusan. Mau mengikut orang tua atau mengikut suami. Kalau mengikut orang tua, dia harus menceraikan suami dan tetap menjadi pengikut Kristus. Namun kalau memilih mengikut suami, dia tidak akan dianggap sebagai anak lagi ditambah kekuatiran bahwa nantinya dia akan dipaksa untuk pindah iman oleh suami. Semua buntu, tidak bisa dengan mudah memilih salah satu untuk meninggalkan satu pihak.

Rita beberapa kali menghubungi kami untuk minta pertimbangan dan didoakan. Oleh hikmat Tuhan, kami pun menjawab bahwa lebih baik ikut suami sambil meyakinkan pada suami bahwa dia tidak akan memaksa untuk meninggalkan iman pada Kristus. Mengapa kami berani menyampaikan supaya mengikuti suami, oleh karena ketika sejak menikah maka sesungguhnya istri dan suami menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan. Tanpa bermaksud merendahkan orang tua yang masih ada. Pertimbangan ini memang tidak mudah, Rita ditekan oleh pihak keluarga untuk meninggalkan suaminya. Kalau memilih ikut suami, dia akan dicoret dari hak waris keluarga.

Kami pun tetap memberikan pertimbangan supaya meyakinkan pada pihak suami untuk tidak memaksakan dia pindah iman. Kami mendapatkan informasi dari Rita bahwa pihak keluarga Ardhy ternyata tidak masalah kalau dia tetap beriman Kristen. Mamaknya yang semula keras hati pun sudah luluh mau menerima menantunya ini dengan baik. Ardhy juga tidak masalah kalau pun mereka beda keyakinan iman. Saya pernah menyarankan untuk hidup sendiri di luar keluarga Adhy maupun Rita, sebenarnya mereka setuju untuk angsur rumah namun karena Covid ini akhirnya keuangan Ardhy pun terkendala.

Waktu terus berjalan, bapak dan mamaknya Rita setiap hari marah-marah dengan alasan yang makin melebar. Dia akan ungkap semua perbuatan Ardhy yang dianggap berbohong ketika menikah di gereja. Orang tua Rita akan membongkar pada orang tua Ardhy yang selama ini tidak mengetahui bahwa ada pernikahan di gereja. Mereka juga menyampaikan bahwa Rita akan mengalami kehidupan yang sengsara bila meninggalkan orang tua dan memilih Ardhy yang tidak seiman. Ceraikan saja suamimu, nanti akan dapat pendamping yang baru. Demikian kata-kata orang tua dan keluarga besarnya. Pada intinya, keluarga Rita akan mempermalukan keluarga Ardhy bila nantinya mereka datang ke rumah.

Rita juga sempat sharing pada grup WA rohani di luar grup kami. Teman-teman grup itu malah “menyampaikan suara Tuhan” yang berupa peringatan pada Rita. Kamu ini lebih menyayangi Tuhan Yesus atau suamimu yang adalah manusia. Apalagi suaminya tidak seiman. Jangan salah memilih, itu kata-kata mereka. Mereka berkata supaya meninggalkan suaminya dan Tuhan pasti akan memberikan pendamping yang seiman. Rita pun kembali bertanya pada kami “Bagaimana ini pak pendeta, saya harus bersikap apa”. Saya pun dengan hikmat dari Roh Kudus menjawab bahhwa kalau hubungan kalian masih pacaran, kalimat yang diucapkan teman-temanmu itu benar. Namun kalian sudah diberkati di gereja, maka tidak bisa sembarangan menyuruh orang untuk bercerai. Sudah tentu berat sekali untuk berpisah dengan orang yang dicintai, lalu mengharapkan menikah lagi dengan orang yang belum tentu dicintai.

Saat minta pertimbangan pada kami, penguatan demi penguatan terus kami sampaikan supaya tetap semangat bertahan untuk tidak cerai dari suami. Masalah memang sulit, tapi bukan berarti tidak ada solusinya. Kami terus dukung dalam doa, baik secara langsung melalui hubungan telpon maupun dalam doa pribadi. Minggu ketiga Juli, Ardhy datang bersama mamaknya untuk meminta Rita tinggal bersama mereka. Orang tua Rita yang semula keras hati dan penuh dengan kekecewaan, tiba-tiba saja hatinya melunak. Dia bisa menerima kedatangan Ardhy dan mamaknya dengan baik.

Setelah pertemuan itu, ternyata ada lagi satu penghalang. Bapaknya Ardhy tidak setuju kalau di KTP dan KK Ardhy masih berstatus Kristen. Rita pun menangis lagi, kami sampaikan pada Rita tidak ada masalah. Identitas agama masih bisa diubah, urus saja identitas Ardhy untuk kembali menjadi Islam. Kami tetap mendukung doa untuk Rita. Bapaknya Ardhy pun pada akhirnya setuju untuk menerima Rita tinggal bersama mereka. Dia bahkan membuat surat pernyataan bermeterai yang isinya tidak akan memaksakan keimanan agama mereka pada Rita.

Hari ini tepat 06 Agustus 2020, kami menerima kabar gembira dari Rita. Setelah surat pernyataan dari bapaknya Ardhy diserahkan pada orang tua Rita, dia pun boleh keluar rumah dengan hati tenang untuk tinggal bersama suaminya. Orang tua Rita pun melepas dengan penuh kasih sayang, tanpa emosional. Semua terjadi karena kasih karunia Tuhan. Doa dan air mata yang disampaikan selama dua tahun, tidak menjadi sia-sia. Tuhan Yesus sanggup pulihkan keluarga ini dengan cara yang ajaib.

Meskipun demikian, bukan berarti kami membenarkan tindakan untuk menikah dengan tidak seiman lalu nanti bertobat. Kasus yang dialami oleh Rita ini dikarenakan dia tidak hidup dalam pemahaman Firman Tuhan secara benar dan masih hidup di luar kasih Tuhan. Kami tetap meyakini, apa yang sudah diberkati dalam pernikahan kudus tidak akan mudah untuk dipisahkan. Bahkan kami menyarankan untuk tetap berdoa bagi keselamatan suaminya untuk mau menerima Yesus sebagai Juru Selamat pribadi. Demikian kesaksian yang kami sampaikan untuk menjadi berkat. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati.

 

Minggu, 02 Agustus 2020

Mengapa Ada Radio Online ?

        


    Puji Tuhan, oleh kasih karunia Tuhan sudah satu minggu ini kami boleh mengudarakan radio online yang kami beri nama Radio Mizpa Ministry. Radio ini bisa diakses melalui mizpaministry.caster.fm yang setiap harinya bisa dipantau melalui pkl. 06.00-22.00 WIB. Apakah ada kekurangannya, masih banyak tentunya. Apalagi untuk ukuran media yang masih berumur satu minggu. Apalagi untuk sesuatu yang dikerjakan secara spontan. Apalagi untuk sesuatu yang dikerjakan (masih) sendirian.

            Ada banyak orang yang berkata “iman ya iman, tapi harus pakai hikmat”. Namun ijinkan saya berkata bahwa seringkali karena kebanyakan memakai pertimbangan yang disebut sebagai hikmat itu, seringkali orang tidak bertindak. Imannya akhirnya mati karena terlalu banyak menunggu hikmat yang disertai berbagai pertimbangan. Satu kali saat saya mandi, tiba-tiba terpikirkan oleh saya, mengapa saya tidak membuat siaran radio online untuk menambah sarana pelayanan.

            Saya pun mencoba berbagai software yang ada untuk membuat siaran radio online. Ada yang gagal, karena terlalu rumit dan sudah expired aplikasinya. Saya pun mencoba lagi dengan menggunakan software yang lainnya, namun itu pun hanya berhasil membuat akun, tapi untuk melanjutkan penyiaran tidak berhasil. Saya mendiamkan rencana itu selama kurang lebih dua minggu. Hingga minggu lalu, 26 Juli 2020 saya mencoba lagi untuk membuat siaran radio online dengan meneliti langkah-langkahnya. Pada akhirnya, radio online itu tersambung dan memgudara dengan baik.

            Sebenarnya kalau dipikir, buat apa repot-repot bikin radio online. Selama ini sudah mendampingi pembacaan Alkitab setiap hari. Selama ini juga sudah membuat renungan Jumpa Dengan Tuhan, baik secara audio atau pun tulisan. Selama ini juga membuat blogspot. Selama ini juga sudah mendoakan orang yang dalam pergumulan. Selama ini juga sesekali bikin konten youtube. Lalu buat apa bikin radio online. Toh, tidak banyak yang mendengarkan. Toh, tidak banyak yang mendukung. Toh, tidak ada yang mensponsori. Ada banyak alasan lain yang bisa saja saya tidak mau repot-repot bikin siaran radio online.

            Namun saya tidak mau satu kali meninggalkan dunia ini, dalam kondisi potensi yang ada pada saya belum terpakai secara maksimal. Selama saya masih bisa mengerjakan, saya akan kerjakan untuk kemuliaan Tuhan. Selama saya masih bisa menggunakan dengan fasilitas yang ada pada saya, akan saya kerjakan. Selama hal itu bermanfaat untuk Kerajaan Sorga, akan saya kerjakan dengan maksimal. Sekalipun hanya satu atau dua orang saja yang mendengarkan siaran radio online ini. Oleh karena tujuan radio online ini bukan untuk popularitas nama pribadi saya, namun untuk menjangkau jiwa dengan seluas mungkin.

            Sekitar satu minggu ini mulai terbentuk pendengar dengan kategori tertentu. Ada yang suka dengar lagu-lagu pujian dan penyembahan, ada yang suka mendengar saat bagian Firman Tuhan, ada yang suka lagu slow dan ada yang suka lagu yang semangat. Ada dua sesi yang masing-masing dua jam, kami menyediakan ruang untuk memutar lagu-lagu Pop Indonesia jaman dulu. Acara itu kami sebut Lapopina yaitu Lagu Pop Indonesia. Mengapa acara itu harus ada, mengapa tidak full acara rohani saja seratus persen. Sebenarnya tujuan utama acara ini yaitu untuk menjadi berkat bagi orang-orang di luar Kristus. Saya secara pribadi rindu kalau radio online ini bisa menjadi tempat naungan juga bagi teman-teman lain yang suka dengan lagu Pop Indonesia, tentunya sebagian besar dari mereka bukan pengikut Kristus. Seperti halnya rumah, kami akan membuat siapa pun yang berkunjung ke rumah kami merasa nyaman. Kami tidak akan membuat rumah yang eksklusif, yang bukan sesama pengikut Kristus tidak boleh berkunjung. Tidak demikian tentunya. Hal ini terbukti ketika ada pendengar yang suka dengan acara Lapopina, mereka sudah stand by jam 06.00-08.00 pagi dan 16.00-18.00 petang.

            Kami akan menjelaskan secara singkat beberapa program acara kami.

1.      Lapopina merupakan Lagu Pop Indonesia yang menayangkan lagu-lagu Indonesia masa lalu, khususnya era 70an.

 

2.      Berikutnya yaitu Morning Session, merupakan acara pengantar aktivitas pagi anda. Sambil memasak atau menyiapkan segala sesuatunya, kami putarkan lagu-lagu rohani.

 

3.      Lalu ada Penyembahan 30 menit yang merupakan pengantar hati ini sebelum menerima Firman Tuhan.

4.      Rhema diisi dengan kebenaran Firman Tuhan yang kami berikan durasi selama satu jam. Rhema ini kami hadirkan satu hari dua kali yaitu sesi 1 pada 10.00-11 dan 19.00-20.00


5.      Praise and Worship sesi 1 diadakan siang hari pkl. 11.00-13.00, kami membuka kesempatan untuk request bila ada lagu yang diinginkan. Selanjutnya sesi 2 kami adakan pada pkl. 20.00-22.00 sampai kami menutup siaran radio.


6.      Refreshing Moment kami adakan pkl. 13.00-14.00 yang berisikan doa syafaat untuk bangsa Indonesia, juga disertai renungan firman Tuhan singkat. Kami juga akan menampilkan sosok tokoh iman dan berbagai kata-kata penguatan melalui acara ini.


7.      Masuk Hadirat Tuhan kami tampilkan pkl. 14.00-16.00 sebagai ruang untuk kami mengajak pendengar menyembah Tuhan dengan leluasa, melalui lagu-lagu pengantar doa dan perenungan pribadi. Kami rindu pada sesi ini anda mengalami pemulihan hati dan jiwa serta kekuatan baru saat datang dalam hadirat Tuhan.


Iman itu harus segera diikuti dengan langkah bertindak, tidak perlu nunggu banyak pertimbangan. Saat menghadapi Goliat, Daud memang punya iman. Namun kalau harus disertai banyak hikmat dan pertimbangan, semestinya dia harus menggunakan baju perang dan pedang untuk melawan Goliat. Namun iman yang dia miliki segera dikerjakan tanpa banyak penundaan. Dia hanya memiliki lima batu, maka itulah yang digunakans ebagai media pendukung imannya. Bagi saya, radio online ini merupakan batu yang saya gunakan untuk melawan Goliat yang ada di depan saya. Kalau menunggu hikmat dan pertimbangan yang masuk akal, mestinya tidak begini pelayanan radio itu. Seharusnya tidak seperti ini pelayanan multimedia itu. Namun dengan berbekal sebutir iman, saya tetap akan melangkah, apapun yang terjadi. Apa yang saya terima dari Tuhan, itulah yang saya kerjakan.


Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai pelayanan radio online yang Tuhan percayakan pada kami. Kami mengucapkan terima kasih atas segala hal dukungan yang dipercayakan pada kami dalam berbagai bentuk, sekecil apapun itu sangat bermanfaat bagi kami. Doa dan motivasi dari anda seberapa pun, sangat mendukung untuk menyalakan semangat kami dalam emlayani Tuhan. Kiranya keberkatan yang ajaib dari Kerajaan Sorga dinyatakan atas hidup anda. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Dalam kasihNya, Okky Rahardjo. WA: 0895623356501)

 

Selasa, 28 Juli 2020

Pintu Berkat Pun Terbuka Secara Ajaib


Pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 sore hari menjelang pkl. 17.00, kami mengadakan doa secara serentak yang kami lakukan melalui pengiriman audio WA. Saat itu kami melakukan gerakan profetik, dalam doa tersebut kami melakukan gerakan tangan seperti orang memutar kunci pada pintu. Saat itu kami bermaksud membuka pintu berkat yang ada di alam roh. Kami membuka pintu berkat yang ada di Kerajaan Sorga dengan otoritas kuasa dari Tuhan Yesus yang dinyatakan dalam kitab Wahyu 3:7. Kalau Tuhan yang membuka pintu, tidak ada satu pun yang dapat menutupnya. Demikian juga kalau Tuhan yang menutup, tidak ada satu pun yang bisa membukanya.

Dalam hitungan ketiga, kami melakukan gerakan profetik membuka kunci. Kami menyatakan dengan iman bahwa pintu berkat itu terbuka bagi kami. Oleh kasih karunia Tuhan, bagi yang respon dengan iman yang benar, pintu berkat itu terbuka dengan leluasa. Salah satu yang juga mengalami yaitu bu Hana Susi yang tinggal di Karanganyar. Berikut ini kesaksiannya.

[21:35, 7/27/2020] Okky Rahardjo: Oya silakan Bu bagaimana kesaksiannya

[21:58, 7/27/2020] Hana Susi: To the poin ya pak Okky..
Kemarin itu bpk  ngajak untuk doa, tdk secara kebetulan saya baru selesai pujian penyembahan, saya pakai MP 3 yg bpk Okky kirim.., eh kok ada ajakan doa dr bpk.., dan mengajarkan untuk seolah2 pegang kunci pintu ,tangan memutar untuk membuka pintu berkat.., waktu itu saya lakukan ,sambil membayangkan bhw pintu benar2 terbuka 🙏benar bapak, toko beras km di kirim pembeli yg banyak..

Ada w a di suruh kirim gula pasir 20 pack ( 1 kiloan) dan minyak goreng 1 literan  20 botol  dan ada yg beli beras 2 karung..dan hari ini ada hamba Tuhan pesen beras 161 pack isi 2,5 kiloan juga yg 5 kiloan 66 pack dan uang langsung di transfer.., itu berkat yg km terima pak Okky..
Yak 5 : 16b itu nyata..Amin🙏  Mksh pak Okky
Mizpa Ministry semakin di perluas bentuk pelayanannya , sekarang sdh ada radio Mizpa Ministry
Selamat ya pak Okky 🙏🙏👏👏 Gusti berkahi


Berikutnya  kesaksian kami terima juga dari salah seorang rekan sepelayanan di Ponorogo. Bpk. Teguh mempunyai usaha counter hp. Bpk. Teguh ini keturunan dari warok tapi sudah bertobat dan mulai menikut Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh. Selama lebih dari satu bulan beliau buka counter, tapi tidak ada satu pun pembeli atau konsumen yang datang. Beberapa tetangganya mengatakan kenapa kok sering tutup counternya, padahal dia tidak pernah tutup counter saat jam kerja. Counter buka setiap hari, tapi bagi orang lain tutup. Rupanya ada orang yang berbuat usil mengganggu usaha beliau dengan menggunakan kuasa kegelapan.

Setelah tertarik dengan kesaksian dari Bu Hana, beliau juga mau mengikuti doa membuka pintu berkat sebagaimana yang kami sampaikan. Ajaib sekali, oleh kemurahan Tuhan setelah mengikuti doa tersebut, counternya mulai didatangi konsumen. Padahal sebelumnya tidak ada satu pun yang mengetahui kalau counternya buka, selalu terlihat tertutup. Oleh kuasa Tuhan, selubung itu dibukakan sehingga orang bisa melihat lagi bahwa counter itu buka.


Tuhan Yesus kalau sudah beracara, tidak ada satu pun yang dapat menghadangnya. Ketika hati ini berbalik pada Tuhan dengan segenap hati, berharap pada Tuhan dengan kesungguhan hati dan dengan kerendahan hati mohon belas kasihan Tuhan, maka berkat yang tak terduga dan tak terbatas itu disediakan bagi kita. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Dalam kasihNya, Okky Rahardjo. WA: 0895623356501)

Senin, 27 Juli 2020

Listrik Sudah Mau Diputus, Ditolong Pada Detik Terakhir

Berikut ini merupakan kesaksian dari bu Septi, rekan sepelayanan kami yang tinggal di Purwokerto. Beberapa hari lalu beliau menyampaikan permohonan doa supaya rumah beliau yang dikontrakkan segera laku dan ada yang berminat. Beliau rencananya mengontrakkan rumah di lantai 1, sementara beliau bersama suami akan menempati ruangan di lantai atas. Sudah sekian waktu ditawarkan tapi belum ada yang respon serius dan sepertinya tidak ada yang cocok. Hari Minggu, 19 Juli 2020 beliau menghubungi kami untuk mohon dukungan doa.

[16:56, 7/19/2020] Septi : Shalom pak Okky, selamat sore....pak mohon bantu doa spy rumah yg saya tempati lantai 1 laku dikontrakkan dg harga yg sesuai,sdh bnyk yg nanya2 .... kehendak Tuhan saja yg terjadi. Terima kasih pak 🙏

[16:58, 7/19/2020] Okky Rahardjo: Oh nggeh Bu kami dukung doa kiranya terbuka jalan untuk ada orang yang berminat kontrak rumah njenengan..

 [17:02, 7/19/2020] Septi : Terima kasih pak Okky untuk dukungan doanya, Tuhan memberkati.

 

Kami sudah menyampaikan doa supaya rumah tersebut laku dikontrakkan, namun sepertinya tidak ada hasil. Sementara kebutuhan makin banyak yang harus dibayar dan keuangan makin menipis. Pada hari Sabtu, 25 Juli 2020 sore kami mengadakan doa terobosan membuka kunci pintu berkat. Secara iman kami melakukan gerakan profetik dengan memutar kunci saat berdoa bersama secara serentak.

Bu Septi termasuk yang mengikuti doa tersebut karena hari itu beliau menerima surat pemberitahuan bahwa listrik di rumah yang dijadikan usaha kost beliau akan diputus, bila tidak segera melakukan pembayaran PLN. Namun keesokan malamnya, Minggu, 26 Juli 2020 kami menerima kabar sukacita dari beliau.

[20:30, 7/26/2020] Septi : Shalom pak Okky,Puji Tuhan  .... terimakasih bnyk untuk doanya rumah yg dikontrakkan sdh laku ini tadi orang nya sdh lihat dan kasih tanda jadi,disaat kami benar2 sdh dipepet untuk bayar listrik kost blm cukup uang, kmrn sdh dikasih surat pemberitahuan pemutusan listrik,td sore sampai bilang sma Tuhan.... Tuhan apa saya harus nangis dlu tho baru Engkau tolong,apa saya harus menanggung malu ... ternyata pertolongan Tuhan tepat waktuNya, bener2 sudah terbuka kuncinya pak spt doa kmrn sore yg bp kirim ..... Puji Tuhan, Terimakasih pak Okky

[20:51, 7/26/2020] Okky Rahardjo: Wah luar biasa... Iya Bu ini tanggal 26 mestinya sdh diputus juga listriknya... Saat detik terakhir Tuhan Yesus menolong. Kunci pintu berkat itu sudah terbuka... Tuhan Yesus baik dan ajaib

Tuhan yang kita sembah namanya Yesus, bukan Tuhan sembarangan. Dia masih mau dan mampu melakukan keajaiban pada siapa pun juga yang dengan kerendahan hati mohon belas kasihan Tuhan. Kalau untuk menghidupi kita setiap hari saja Dia mampu, apalagi untuk bayar tagihan, Tuhan Yesus lebih dari mampu untuk melakukannya. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati.

Kamis, 23 Juli 2020

Kesaksian Pelayanan "Tembak Langsung"


    

Ilustrasi Gambar Dari Google

Rabu sore, 06 Februari 2019 dalam perjalanan pulang dari tugas, saya mampir ke warung kopi untuk sekedar istirahat. Tiba-tiba saya kok digerakkan untuk menghubungi orang yang kemarin saya doakan yaitu Bpk. Sigit sekedar menanyakan kabar.

Saya pun SMS ke istrinya. Bu Sigit memberikan kabar bahwa suaminya sedang drop kondisi fisiknya. Saya pun telepon ke istrinya yang cerita beberapa hal. Bu Sigit menanyakan dari mana saya tahu kemarin kalau suaminya sedang menyimpan satu kepahitan dan kecewa. Memang kemarin saat berdoa saya mendapatkan bahwa ada satu hal yang mengganjal yaitu ada pengampunan yang harus diberikan. Saat saya sampaikan, beliau merasa tidak ada masalah. Saya pun tidak berani memaksa meskipun rasanya kok belum tuntas.

Saya pun segera menyanggupi untuk berangkat ke rumah bpk. Sigit. Ibu Sigit pun menyatakan siap untuk menunggu. Dalam perjalanan saya berdoa dan bertanya pada Tuhan apa yang harus saya sampaikan. Tuhan menyingkap ada dua hal yang disembunyikan dan itu menjadi penyebab sakit. Yang pertama saya mendengar Tuhan berkata bahwa dia harus meminta maaf pada istrinya. Terlalu sering dia menyakiti istrinya. Lalu tidak terduga saya mendapatkan penglihatan siluet seorang perempuan berambut panjang. Saya pun menyimpan segala sesuatu yang saya dapatkan ini.

Sesampai di rumah beliau, saya ngobrol dengan bpk. Sigit tentang kondisi beliau. Bpk. Sigit menyatakan kalau hari itu usai drop dengan kondisi sesak nafas. Setelah beberapa perbincangan awal, saya pun menyampaikan kebenaran firman Tuhan dari 1 Yohanes 1:8-9 tentang mengakui dengan terbuka segala dosa dan kesalahan di masa lalu.

Saya sempat menanyakan apakah ada sesuatu yang tersimpan dan belum diselesaikan. Bpk. Sigit menyatakan tidak ada. Semua baik-baik saja. Oleh karena tidak ada pengakuan, saya pun langsung tembak. Bahwa bpk perlu meminta maaf pada istri karena selama ini menyakiti hati istri dan anak-anaknya. Terungkap juga bahwa selama sehat bpk ini sering menghabiskan waktu untuk maen ke dunia malam dengan mengunjungi tempat hiburan dan minum-minum serta merokok. Keuangan selalu habis untuk hal lain di luar kebutuhan keluarganya.

Yang kedua saya menyampaikan bahwa saya diperlihatkan gambar seorang perempuan. Apakah pernah ada pertemanan khusus dengan seorang perempuan lain di waktu lalu. Beliau berkata bahwa sebelum sakit pernah ada hubungan khusus dengan perempuan lain. Saya sempat bertanya pada istrinya apakah mengenali perempuan itu. Istrinya menjawab pernah dan sempat menegur perempuan itu. Saya berkata kalau misalnya tidak sakit, tentu hubungan dengan perempuan ini akan berlanjut. Bpk. Sigit menjawab benar demikian. Dia merasa bahwa sakit ini ada hikmahnya yaitu dia tidak melanjutkan hubungan yang salah. Saya sampaikan ke istrinya bahwa sekalipun tidak ada yang cerita tapi saya bisa tahu. Bu Sigit juga merasa terkejut bagaimana saya bisa tahu. Saya yakinkan bahwa Roh Kudus yang menyingkap segala sesuatunya.

Tidak perlu waktu lama, saya pun berdoa. Saya bimbing bapak ini untuk berdoa minta ampun pada Tuhan atas setiap pelanggaran termasuk pernah menyakiti hati istri dan anak. Saat saya mendoakan, Roh Kudus menyingkapkan lebih luas lagi. Saya diperlihatkan sebuah gua. Lalu saya melihat cincin akik. Yang terakhir saya diperlihatkan seekor harimau berjalan di tengah hutan. Saya berdoa minta malaikat Tuhan turun tangan membereskan segala sesuatu yang mengikat dalam hidup bpk. Sigit dan melepaskan dari setiap pengaruh kuasa kegelapan.

Usai berdoa, saya bertanya apakah pernah ke tempat yang mengarah pada kuasa kegelapan yang dilambangkan dengan gua tadi. Beliau menjawab pernah ke tempat mistis di daerah Parangtritis. Di situ kabarnya beliau berniat dipasang susuk. Lalu saya bertanya apakah pernah menyimpan cincin akik. Bapak ini menjawab dulu pernah simpan banyak. Kalau tidak suka ya dibuang atau diberikan orang lain lalu ganti lagi. Lalu gambar harimau merupakan lambang dari sifat keras kepala, egois dan tidak mau dikalahkan. Istri pun mengakui bahwa saat sehat suaminya sering mengatakan bahwa apapun tindakan suami, seorang istri harus mengikuti sekalipun tindakan ini salah tidak boleh protes.

Setelah itu saya tanyakan bagaimana yang dirasakan usai didoakan. Beliau merasakan ada kelegaan luar biasa, terasa lebih ringan dari sebelumnya. Bahkan kemarin yang duduknya harus jongkok sekarang mulai bisa selonjor.

Ketika setiap hati mau terbuka, maka pemberesan itu akan mudah terjadi. Hujan deras yang sedari tadi mengiringi pun mulai berangsur reda. Saya pun mohon diri, saya bersyukur bisa menyelesaikan pelayanan dengan tembak langsung atas setiap komando dari Kerajaan Sorga.  Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Dalam kasihNya, Okky Rahardjo)

Minggu, 19 Juli 2020

Kesaksian Impian Main Ke Jatim Park Kota Batu

Di Jatim Park 3 

Melalui tulisan ini saya mau berbagi kesaksian lagi. Salah satu hal yang istimewa Tuhan kerjakan dalam hidup kami sekeluarga yaitu ketika kami bertiga bisa tinggal bersama dalam satu rumah sebagai keluarga yang utuh. Sejak 2013, kami sempat tinggal terpisah. Saya ingat setiap Jumat siang saya berangkat naik motor ke Madiun, lalu hari Minggu saya pulang lagi ke Surabaya. Perjalanan saya tempuh sekitar 5-6 jam sekali perjalanan. Setiap minggu siang, sebelum balik ke Surabaya, saya sempatkan berdoa bersama istri dan anak. Dalam doa itu terselip harapan supaya kami bisa bersatu lagi sebagai sebuah keluarga.

Puji Tuhan, melalui berbagai proses yang tidak mudah, kami bisa bersatu lagi secara utuh tahun lalu. Semuanya benar-benar menjadi kenyataan saat akhir Juni 2019, istri dan anak saya pindah ke Surabaya mengikuti saya untuk tinggal bersama. Semua kerena kasih karunia Tuhan yang terjadi pada kami meskipun melalui situasi dan kondisi yang tidak mudah. Impian yang tertunda selama enam tahun itu menjadi kenyataan. Dulu saya merindukan bagaimana bisa ketemu anak, sekarang waktu bersama istri dan anak itu sudah berlebih-lebih.

Setelah kami tinggal serumah, selanjutnya ada impian bagaimana ya bisa sekali waktu liburan ke luar kota. Satu kali istri saya bertanya tempat wisata yang tidak jauh dari Surabaya. Saya sempat berkata kalau orang Surabaya seringnya kalau liburan ke Batu, dekat Kota Malang. Di situ banyak sekali daerah wisata. Istri saya pun setuju karena pernah ke Batu saat ada acara bersama teman-teman guru di sekolahnya saat masih di Madiun. Jadilah kami merencanakan liburan dengan tujuan ke Batu, khususnya Jatim Park.

Setiap malam kami mendiskusikan rencana ke Jatim Park, Batu. Kami juga browsing apa saja keunggulan Jatim Park 1, 2 dan 3 sehingga kami mempertimbangkan yang mana yang kami tuju. Kami juga membicarakan yang praktis naik apa kalau mengarah ke sana. Apakah naik kereta api ataukah sewa kendaraan pribadi. Tentu saja kami juga memperhitungkan biayanya, termasuk saya pribadi yang berpikir bagaimana menyiapkan dananya. Jujur saja, saya juga ingin mengajak liburan tapi secara keuangan juga belum terlalu siap. Dalam kesempatan doa bersama, kami selalu menyampaikan juga bila Tuhan ijinkan kami bisa liburan ke Jatim Park di Batu.

Suatu kali tanpa pernah kami duga, ada teman sepelayanan kami yaitu bu Ngatiyah yang akan pulang kampung. Selama ini beliau bekerja sebagai tenaga kerja di Hongkong, namun beliau minta kesempatan cuti selama 2 minggu pada bulan September. Beliau akan pulang ke kampung halamannya di Batu, Jawa Timur. Oleh karena kami belum pernah bertemu, Bu Ngatiyah minta supaya saya hadir ke rumah beliau untuk berdoa bagi beliau dan keluarga. Hal ini tentu saja suatu hal yang mengejutkan bagi kami. Bukankah hal ini yang kami impikan selama ini untuk bisa maen ke Batu, apalagi domisili tinggal beliau tidak terlalu jauh dari tempat wisata Jatim Park.

Saat itu bulan Juli, beliau memberikan saya kesempatan untuk mengatur waktu dan cara supaya bisa ke rumah beliau di Batu pada bulan September tersebut. Oleh karena kemurahan Tuhan melalui Bu Ngatiyah, kami diberi sejumlah dana untuk bisa berangkat ke Batu. Jadilah kami mengatur waktu yang harus hari Sabtu menyesuaikan waktu libur kami. Sempat berganti tanggal, akhirnya pertemuan kami sepakati tgl 7 September 2019. Saya juga memesan mobil pribadi beserta supirnya. Pertimbangan kami lebih praktis untuk segala sesuatunya bila menggunakan mobil sewaan. Kami bisa berangkat hingga pulang tanpa perlu berpikir ganti-ganti kendaraan umum.

Hari itu kami datang ke Batu sesuai perjanjian sebelumnya. Kami sekeluarga berdoa bagi Bu Ngatiyah dan Maman, putra beliau. Kami lepaskan berkat atas rumah tersebut dan menyampaikan pesan-pesan Tuhan secara profetik. Setelah itu kami lanjutkan perjalanan ke Jatim Park 3 di Batu. Sesuatu yang kami impikan selama ini, sesuatu yang kami rancangkan setiap malam. Kami sendiri tidak pernah menyampaikan keinginan ini pada siapa pun selain pada Tuhan dalam doa kami. Memang setelah ada kepastian berjumpa dengan Bu Ngatiyah, kami menyampaikan rencana untuk ke Jatim Park sehingga beliau sempat mengantarkan kami ke lokasi wisata tersebut. Namun semua tersedia sesuai impian kami tanpa pernah kami minta.

Hari ini kami mau sampaikan, setiap impian kita bila dibuahi dengan doa dan iman, maka akan menjadi kenyataan yang indah. Bukankah dalam kata impian, terdapat unsur kata iman. Orang yang berdoa pun sebenarnya adalah orang yang membangun impian, karena dalam doa itu ada impian untuk diberkati, disembuhkan dan dipulihkan. Jangan pernah takut untuk bermimpi. Mulai saat ini bermimpilah yang besar dan yang istimewa. Lalu bawa impian itu pada Tuhan dalam doa anda, bila nyangkut dengan hatinya Tuhan, maka impian itu akan menjadi kenyataan.

Saya yakin dan percaya, Tuhan tidak hanya setuju dengan hal yang rohani. Hal-hal yang menurut kita “tidak rohani” sekalipun, bila itu berkenan di hati Tuhan, Dia akan sediakan yang terbaik bagi kita. Saya punya Tuhan yang besar, Dia sanggup mewujudkan impian saya dengan cara yang ajaib. Demikian juga dengan anda, saya yakin Dia juga sanggup memenuhi impian anda. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Dalam kasihNya, Okky Rahardjo. WA : 0895623356501)

Mazmur 37:3-4

Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu.

Bersama keluarga Bu Ngatiyah dan Maman


KESAKSIAN PELAYANAN

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"

  JUMPA DENGAN TUHAN Judul     : Kuat Di Dalam Tuhan Baca     : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...