Sebuah pelayanan sederhana yang akan mendukung anda untuk hari demi hari mengasihi Tuhan Yesus dengan maksimal
Selasa, 21 Juni 2022
Pokok Doa Syafaat Edisi 20-25 Juni 2022
Senin, 20 Juni 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Allah Yakub
SAAT TEDUH PAGI HARI
Judul : Allah Yakub
Bacaan : Mazmur
20:2
Kiranya TUHAN menjawab
engkau pada waktu kesesakan! Kiranya nama Allah Yakub membentengi engkau!
Sahabat Kristus, ada
sebuah kebiasaan unik di Madura untuk menyebut nama seseorang. Saat pertemuan
warga yang dihadiri kaum pria, untuk memanggil seseorang biasanya tidak dipakai
nama yang bersangkutan. Namun digunakan panggilan yang menyebut nama anaknya.
Misalkan kalau saya ada di sana, saya tidak akan dipanggil Pak Okky, melainkan
akan disebut “Pak Nara”. Kalau dipanggil seperti itu tentu bukan orang lain
lagi, pasti memanggil saya.
Dalam Alkitab beberapa
kali Tuhan disebut sebagai Allah Yakub. Sepertinya Dia bangga menjadikan diri
sebagai Allahnya Yakub. Sebagai Bapak-nya Yakub. Padahal kita tahu kalau Yakub
itu orang yang jahat, dia penipu. Kakaknya ditipu, ayahnya ditipu, pamannya pun
ditipu dan banyak lagi. Mengapa Tuhan mau menyebut diri sebagai Allah Yakub.
Hal ini merupakan
gambaran dari anugerah Tuhan bagi kita. Yakub yang penipu diubah menjadi
seorang yang benar. Dia mau menjadi Tuhan bagi kita yang hidupnya penuh dengan
kejahatan ini. Oleh kasih karuniaNya, yang jahat ini diubah menjadi pribadi
yang berkenan di hadapan Tuhan. Saya bersyukur Dia mau menjadi Tuhan bagi saya,
sehingga saya yang penuh dengan karakter yang buruk, munafik, kacau dan banyak
dosa masih diberi kesempatan untuk berubah oleh Tuhan.
Sahabat Kristus, demikian
juga dalam hidup kita masing-masing, Tuhan masih mau menjadi Allah yang setia.
Dia berkenan mengubah hidup kita yang jahat ini menjadi berkenan bagi Dia.
Bahkan Dia mau menjawab kita pada waktu kesesakan. Dia adalah Allah Yakub.
Allah Okky. Allah Nara. Allah anda semua sesuai nama masing-masing. Tetap setia
sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa
Ministry. WA: 0895623356501)
Minggu, 19 Juni 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Kehilangan
SAAT TEDUH PAGI HARI
Judul : Kehilangan
Baca : Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
Sahabat Kristus, seingat saya
pernah kehilangan dompet sebanyak dua kali. Yang pertama, ketika melihat
pertandingan sepak bola. Tapi saat itu saya masih belum bekerja. Masih sekolah.
Jadi nilai uang yang hilang tidak seberapa. Yang kedua, dompet saya hilang
ketika saya pulang dari kerja. Nilai uang lumayan banyak, belum lagi
surat-surat penting di dalamnya yang akan susah untuk mengurusnya.
Saya pun gelisah mencari
kesana kemari. Walaupun pada akhirnya ada yang menemukan dan dompet itu pun kembali
pada saya, namun peristiwa kehilangan dompet tentu tidak menyenangkan. Adakah diantara
anda yang pernah kehilangan barang berharga. Bisa jadi berupa dompet, uang,
perhiasan atau surat berharga. Apa yang anda rasakan. Apakah anda merasa biasa
saja atau merasa gelisah.
Bagaimana sikap hati anda
ketika dalam satu hari tidak sempat membaca Firman Tuhan, tidak sempat ada
waktu doa dan tidak sempat ada waktu untuk menyendiri bersaat teduh dengan
Tuhan. Apakah kegelisahan yang sama kita miliki seperti saat kehilangan barang
berhargakah atau malah biasa saja, seperti tidak ada pengaruh apa-apa dalam
hidup kita.
Firman Tuhan mengatakan “carilah
dahulu”. Ada kata “carilah” dan “dahulu”. Artinya ada sesuatu yang harus kita usahakan
dengan sungguh-sungguh, dengan sepenuh hati dan yang menjadi prioritas atau
yang pertama dan yang utama.
Apakah yang harus kita
cari dahulu seperti yang Firman Tuhan maksudkan. Kita harus mencari dahulu
Kerajaan Allah dan kebenarannya. Artinya, kita mengutamakan hubungan dengan
Tuhan, mencari perkara rohani yang bernilai kekal. Kita utamakan lebih dulu
sebelum kita disibukkan dengan berbagai aktivitas yang menyibukkan tenaga dan
menguras pikiran.
Jangan sampai kita
melangkah memulai hari tanpa doa dan tanpa merenungkan Firman Tuhan. Jadikan memulai
hari dengan Tuhan sebagai kebiasaan yang baik. Kalau perlu sampai hati kita
gelisah karena belum membaca Firman Tuhan. Seperti orang yang kehilangan dompet
atau barang berharga.
Ketika kita mengutamakan
Tuhan dalam hidup kita, membuat pengenalan akan Tuhan sebagai yang utama dan
prioritas hidup kita. Percayalah, tuntunan Tuhan akan kita alami sepanjang hari
dan berkat Tuhan akan kita nikamti hari demi hari. Tetap setia sampai garis
akhir. Tuhan Yesus memberkati (Mizpa Ministry. WA:0895623356501)
Jumat, 17 Juni 2022
Panduan Doa Syafaat Edisi 658
Kamis, 16 Juni 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Makan
MAKAN
Wahyu 3:20
Lihat, Aku berdiri di
muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan
membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama
dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
Sahabat kristus, sampai
hari ini gambaran orang tentang hubungan dengan Tuhan adalah seputar mengenai
dosa dan ritual agamawi. Ketika berdoa tidak merasa sesuatu atau sepertinya doa
belum dikabulkan oleh Tuhan, maka pertanyaan yang sering diajukan adalah
"saya berdosa apa ya sama Tuhan" atau "mungkin dosa saya masih
banyak di hadapan Tuhan". Adakah diantara anda yang merasa demikian.
Kalau tidak begitu, orang
banyak bertanya "apa yang harus saya lakukan untuk datang pada
Tuhan". Sebenarnya tidak ada ritual agamawi paling baik untuk kita datang
pada Tuhan. Anda bisa memulai dengan nyanyian, bisa bersujud, bisa duduk sambil
berbicara pada Tuhan. Bisa membaca Firman Tuhan yang menjadi bagian hari itu. Apapun
itu selama anda melakukan dengan cara terbaik dan dengan kesungguhan hati tidak
ada yang salah. Saya malah sering mengalami perjumpaan dengan Tuhan saat saya
ada di perjalanan menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, saya seringkali
menaikkan pujian dan penyembahan sambil mengangkat tangan ke atas.
Dalam firman Tuhan di
atas dituliskan bahwa Tuhan ingin masuk ke dalam hati kita. Tapi apa yang mau
Dia lakukan, Dia tidak bermaksud membuktikan Tuhan siapa yang benar. Yesus atau
yang lain. Dia juga tidak sedang mengajak kita berdebat. Yesus masuk ke dalam
hati kita, Dia ingin mengajak kita makan. Apakah anda pernah diajak makan oleh
orang lain. Pasti pernah, dan tidak mungkin kalau tidak kenal akrab lalu
mengajak makan.
Hanya orang yang kenal
akrab, kenal baik dan memiliki kedekatan yang tidak perlu diragukan yang mau
mengajak seseorang untuk makan. Saya punya teman baik, saat kami pengen ketemu
untuk sekedar ngobrol, kami janjian cari tempat makan terdekat. Kadang di rumah
makan sederhana, seringkali pula di warung kopi di sekitar jalanan yang kami
lewati. Kami bisa berbincang dengan akrab tanpa ada satu pun yang kami
sembunyikan.
Sahabat Kristus, Tuhan
Yesus lebih merindukan hubungan yang intim dan akrab dengan kita. Dia tidak
melihat dosa kita atau ritual agamawi apa yang harus kita lakukan. Sebenarnya Tuhan
mau kita meresponi kehadiranNya, bergaul karib dengan Dia. Bercakap-cakap
dengan Dia. Ketika kita mengerti apa yang dirindukanNya dan Dia mengenal
kedalaman hati kita, maka percayalah tidak ada berkat istimewa yang akan
ditahan bagi kita. Yang terbaik pasti diberikan bagi anda dan saya. Tetap setia
sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa
Ministry. WA : 0895623356501)
MAKAN
Wahyu 3:20
Lihat, Aku berdiri di
muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan
membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama
dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
Sahabat kristus, sampai
hari ini gambaran orang tentang hubungan dengan Tuhan adalah seputar mengenai
dosa dan ritual agamawi. Ketika berdoa tidak merasa sesuatu atau sepertinya doa
belum dikabulkan oleh Tuhan, maka pertanyaan yang sering diajukan adalah
"saya berdosa apa ya sama Tuhan" atau "mungkin dosa saya masih
banyak di hadapan Tuhan". Adakah diantara anda yang merasa demikian.
Kalau tidak begitu, orang
banyak bertanya "apa yang harus saya lakukan untuk datang pada
Tuhan". Sebenarnya tidak ada ritual agamawi paling baik untuk kita datang
pada Tuhan. Anda bisa memulai dengan nyanyian, bisa bersujud, bisa duduk sambil
berbicara pada Tuhan. Bisa membaca Firman Tuhan yang menjadi bagian hari itu. Apapun
itu selama anda melakukan dengan cara terbaik dan dengan kesungguhan hati tidak
ada yang salah. Saya malah sering mengalami perjumpaan dengan Tuhan saat saya
ada di perjalanan menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, saya seringkali
menaikkan pujian dan penyembahan sambil mengangkat tangan ke atas.
Dalam firman Tuhan di
atas dituliskan bahwa Tuhan ingin masuk ke dalam hati kita. Tapi apa yang mau
Dia lakukan, Dia tidak bermaksud membuktikan Tuhan siapa yang benar. Yesus atau
yang lain. Dia juga tidak sedang mengajak kita berdebat. Yesus masuk ke dalam
hati kita, Dia ingin mengajak kita makan. Apakah anda pernah diajak makan oleh
orang lain. Pasti pernah, dan tidak mungkin kalau tidak kenal akrab lalu
mengajak makan.
Hanya orang yang kenal
akrab, kenal baik dan memiliki kedekatan yang tidak perlu diragukan yang mau
mengajak seseorang untuk makan. Saya punya teman baik, saat kami pengen ketemu
untuk sekedar ngobrol, kami janjian cari tempat makan terdekat. Kadang di rumah
makan sederhana, seringkali pula di warung kopi di sekitar jalanan yang kami
lewati. Kami bisa berbincang dengan akrab tanpa ada satu pun yang kami
sembunyikan.
Sahabat Kristus, Tuhan
Yesus lebih merindukan hubungan yang intim dan akrab dengan kita. Dia tidak
melihat dosa kita atau ritual agamawi apa yang harus kita lakukan. Sebenarnya Tuhan
mau kita meresponi kehadiranNya, bergaul karib dengan Dia. Bercakap-cakap
dengan Dia. Ketika kita mengerti apa yang dirindukanNya dan Dia mengenal
kedalaman hati kita, maka percayalah tidak ada berkat istimewa yang akan
ditahan bagi kita. Yang terbaik pasti diberikan bagi anda dan saya. Tetap setia
sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa
Ministry. WA : 0895623356501)
Rabu, 15 Juni 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Jangan Mengandalkan Teman
JANGAN MENGANDALKAN TEMAN
Mikha 7:5
Janganlah percaya kepada
teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan!
Sahabat Kristus, siapa
yang menjadi tumpuan harapan saat kita menghadapi masalah. Pasti kita akan
menjawab tumpuan harapan kita tentu pada Tuhan. Tapi dalam kenyataan sehari-hari
bukankah seringkali yang menjadi sasaran permintaan tolong kita pertama kali
adalah manusia, bukannya Tuhan.
Firman Tuhan jelas
mengatakan "Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri
kepada kawan!". Bukankah saat ada kesulitan, teman dekatlah yang jadi
tujuan kita pertama kali. Manusiawi sekali, wajar saja hal demikian kita
lakukan. Saya pun pernah juga beberapa kali melakukan hal serupa. Secara
spontan minta tolong pada teman. Teman baik atau yang kita sebut sahabat baik.
Saya yakin firman Tuhan tidak melarang kita
minta tolong pada teman. Tapi ketika kita percaya bahkan mengandalkan teman
atau kawan, maka kita sebenarnya sudah menggeser hati kita dari Tuhan. Saat ada
pergumulan dalam hidup kita, semestinya secara spontan kita berharap dan berdoa
pada Tuhan. Ketika berdoa itulah bisa saja Tuhan memakai teman untuk menolong
kita. Bisa juga dengan cara lain yang tak terduga, namun sikap hati kita sudah
lebih dulu mengarah pada Tuhan bukan pada manusia, siapa pun itu.
Dalam perjalanan
pelayanan yang Tuhan percayakan, saya pun seringkali tergoda untuk berharap
pada teman. Suatu kali teman baik saya, yang lebih berhasil secara ekonomi
berkata “Okky, kalau kamu perlu sesuatu untuk pelayananmu, jangan sungkan. Kabari
saja saya, saya akan siap membantumu”. Sekilas hati saya merasa bahwa ini
peluang yang baik. Ada teman yang siap mendukung saya bila ada kesulitan atau
kebutuhan dalam pelayanan, tentunya dalam hal keuangan. Namun saya juga
menyadari bahwa hal ini tidak baik bagi hati dan hidup saya, karena saya akan
mudah berpaling pengharapan saya dari berharap Tuhan menjadi pada manusia.
Saya pun berkata, “mohon
maaf lebih baik kalau anda digerakkan oleh Tuhan untuk mendukung pelayanan
kami, silakan saja. Bila tidak, ya tidak ada masalah. Tapi saya tidak mau
ketika ada sesuatu kebutuhan saya akan menjadi mudah ingat untuk minta tolong
pada anda”. Setelah menyampaikan itu hati saya rasanya tenang dan bisa melayani
Tuhan dengan leluasa. Sampai hari ini, puji Tuhanmotivasi saya tetap lurus pada
Tuhan. Ada kebutuhan apapun, saya percaya Tuhan Yesus yang menolong dan
menopang.
Sahabat Kristus mari
periksa hati kita, adakah teman baik yang selama ini selalu jadi tujuan saat
kita ada dalam kesulitan. Tapi berapa banyak kita malah dikecewakan saat
berharap pertolongan pada mereka. Saya berdoa mulai saat ini kita benar-benar
berharap pada Tuhan untuk menolong kita. Bukankah tangan Tuhan tidak terbatas
untuk menyediakan pertolongan bagi kita. Mari kita berharap pada Sahabat
terbaik kita, yaitu Yesus Kristus. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus
memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)
Panduan Doa Syafaat Edisi 657
KESAKSIAN PELAYANAN
Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"
JUMPA DENGAN TUHAN Judul : Kuat Di Dalam Tuhan Baca : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...
-
S e l a m a t malam pak maaf menganggu waktunya, mau menanyakan hal warisan . K ami orang Jawa , rumah or ang tu a di solo mau di gusu...
-
Pembicara kedua dalam seminar bertajuk “Kolekte Turun, Potong Gaji Hamba Tuhan Atau Efisiensi ?” yaitu Pdt. Bambang Widjaja. Beliau ad...






