Senin, 20 Juni 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Allah Yakub

 

SAAT TEDUH PAGI HARI

Judul   : Allah Yakub

Bacaan    : Mazmur 20:2

Kiranya TUHAN menjawab engkau pada waktu kesesakan! Kiranya nama Allah Yakub membentengi engkau!

Sahabat Kristus, ada sebuah kebiasaan unik di Madura untuk menyebut nama seseorang. Saat pertemuan warga yang dihadiri kaum pria, untuk memanggil seseorang biasanya tidak dipakai nama yang bersangkutan. Namun digunakan panggilan yang menyebut nama anaknya. Misalkan kalau saya ada di sana, saya tidak akan dipanggil Pak Okky, melainkan akan disebut “Pak Nara”. Kalau dipanggil seperti itu tentu bukan orang lain lagi, pasti memanggil saya.

Dalam Alkitab beberapa kali Tuhan disebut sebagai Allah Yakub. Sepertinya Dia bangga menjadikan diri sebagai Allahnya Yakub. Sebagai Bapak-nya Yakub. Padahal kita tahu kalau Yakub itu orang yang jahat, dia penipu. Kakaknya ditipu, ayahnya ditipu, pamannya pun ditipu dan banyak lagi. Mengapa Tuhan mau menyebut diri sebagai Allah Yakub.

Hal ini merupakan gambaran dari anugerah Tuhan bagi kita. Yakub yang penipu diubah menjadi seorang yang benar. Dia mau menjadi Tuhan bagi kita yang hidupnya penuh dengan kejahatan ini. Oleh kasih karuniaNya, yang jahat ini diubah menjadi pribadi yang berkenan di hadapan Tuhan. Saya bersyukur Dia mau menjadi Tuhan bagi saya, sehingga saya yang penuh dengan karakter yang buruk, munafik, kacau dan banyak dosa masih diberi kesempatan untuk berubah oleh Tuhan.

Sahabat Kristus, demikian juga dalam hidup kita masing-masing, Tuhan masih mau menjadi Allah yang setia. Dia berkenan mengubah hidup kita yang jahat ini menjadi berkenan bagi Dia. Bahkan Dia mau menjawab kita pada waktu kesesakan. Dia adalah Allah Yakub. Allah Okky. Allah Nara. Allah anda semua sesuai nama masing-masing. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Minggu, 19 Juni 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Kehilangan

SAAT TEDUH PAGI HARI

Judul   : Kehilangan

Baca    : Matius 6:33

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.


Sahabat Kristus, seingat saya pernah kehilangan dompet sebanyak dua kali. Yang pertama, ketika melihat pertandingan sepak bola. Tapi saat itu saya masih belum bekerja. Masih sekolah. Jadi nilai uang yang hilang tidak seberapa. Yang kedua, dompet saya hilang ketika saya pulang dari kerja. Nilai uang lumayan banyak, belum lagi surat-surat penting di dalamnya yang akan susah untuk mengurusnya.

Saya pun gelisah mencari kesana kemari. Walaupun pada akhirnya ada yang menemukan dan dompet itu pun kembali pada saya, namun peristiwa kehilangan dompet tentu tidak menyenangkan. Adakah diantara anda yang pernah kehilangan barang berharga. Bisa jadi berupa dompet, uang, perhiasan atau surat berharga. Apa yang anda rasakan. Apakah anda merasa biasa saja atau merasa gelisah.

Bagaimana sikap hati anda ketika dalam satu hari tidak sempat membaca Firman Tuhan, tidak sempat ada waktu doa dan tidak sempat ada waktu untuk menyendiri bersaat teduh dengan Tuhan. Apakah kegelisahan yang sama kita miliki seperti saat kehilangan barang berhargakah atau malah biasa saja, seperti tidak ada pengaruh apa-apa dalam hidup kita.

Firman Tuhan mengatakan “carilah dahulu”. Ada kata “carilah” dan “dahulu”. Artinya ada sesuatu yang harus kita usahakan dengan sungguh-sungguh, dengan sepenuh hati dan yang menjadi prioritas atau yang pertama dan yang utama.

Apakah yang harus kita cari dahulu seperti yang Firman Tuhan maksudkan. Kita harus mencari dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya. Artinya, kita mengutamakan hubungan dengan Tuhan, mencari perkara rohani yang bernilai kekal. Kita utamakan lebih dulu sebelum kita disibukkan dengan berbagai aktivitas yang menyibukkan tenaga dan menguras pikiran.

Jangan sampai kita melangkah memulai hari tanpa doa dan tanpa merenungkan Firman Tuhan. Jadikan memulai hari dengan Tuhan sebagai kebiasaan yang baik. Kalau perlu sampai hati kita gelisah karena belum membaca Firman Tuhan. Seperti orang yang kehilangan dompet atau barang berharga.

Ketika kita mengutamakan Tuhan dalam hidup kita, membuat pengenalan akan Tuhan sebagai yang utama dan prioritas hidup kita. Percayalah, tuntunan Tuhan akan kita alami sepanjang hari dan berkat Tuhan akan kita nikamti hari demi hari. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati (Mizpa Ministry. WA:0895623356501)


Kamis, 16 Juni 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Makan



MAKAN

Wahyu 3:20

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Sahabat kristus, sampai hari ini gambaran orang tentang hubungan dengan Tuhan adalah seputar mengenai dosa dan ritual agamawi. Ketika berdoa tidak merasa sesuatu atau sepertinya doa belum dikabulkan oleh Tuhan, maka pertanyaan yang sering diajukan adalah "saya berdosa apa ya sama Tuhan" atau "mungkin dosa saya masih banyak di hadapan Tuhan". Adakah diantara anda yang merasa demikian.

Kalau tidak begitu, orang banyak bertanya "apa yang harus saya lakukan untuk datang pada Tuhan". Sebenarnya tidak ada ritual agamawi paling baik untuk kita datang pada Tuhan. Anda bisa memulai dengan nyanyian, bisa bersujud, bisa duduk sambil berbicara pada Tuhan. Bisa membaca Firman Tuhan yang menjadi bagian hari itu. Apapun itu selama anda melakukan dengan cara terbaik dan dengan kesungguhan hati tidak ada yang salah. Saya malah sering mengalami perjumpaan dengan Tuhan saat saya ada di perjalanan menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, saya seringkali menaikkan pujian dan penyembahan sambil mengangkat tangan ke atas.

Dalam firman Tuhan di atas dituliskan bahwa Tuhan ingin masuk ke dalam hati kita. Tapi apa yang mau Dia lakukan, Dia tidak bermaksud membuktikan Tuhan siapa yang benar. Yesus atau yang lain. Dia juga tidak sedang mengajak kita berdebat. Yesus masuk ke dalam hati kita, Dia ingin mengajak kita makan. Apakah anda pernah diajak makan oleh orang lain. Pasti pernah, dan tidak mungkin kalau tidak kenal akrab lalu mengajak makan.

Hanya orang yang kenal akrab, kenal baik dan memiliki kedekatan yang tidak perlu diragukan yang mau mengajak seseorang untuk makan. Saya punya teman baik, saat kami pengen ketemu untuk sekedar ngobrol, kami janjian cari tempat makan terdekat. Kadang di rumah makan sederhana, seringkali pula di warung kopi di sekitar jalanan yang kami lewati. Kami bisa berbincang dengan akrab tanpa ada satu pun yang kami sembunyikan.

Sahabat Kristus, Tuhan Yesus lebih merindukan hubungan yang intim dan akrab dengan kita. Dia tidak melihat dosa kita atau ritual agamawi apa yang harus kita lakukan. Sebenarnya Tuhan mau kita meresponi kehadiranNya, bergaul karib dengan Dia. Bercakap-cakap dengan Dia. Ketika kita mengerti apa yang dirindukanNya dan Dia mengenal kedalaman hati kita, maka percayalah tidak ada berkat istimewa yang akan ditahan bagi kita. Yang terbaik pasti diberikan bagi anda dan saya. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA : 0895623356501)

MAKAN

Wahyu 3:20

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

Sahabat kristus, sampai hari ini gambaran orang tentang hubungan dengan Tuhan adalah seputar mengenai dosa dan ritual agamawi. Ketika berdoa tidak merasa sesuatu atau sepertinya doa belum dikabulkan oleh Tuhan, maka pertanyaan yang sering diajukan adalah "saya berdosa apa ya sama Tuhan" atau "mungkin dosa saya masih banyak di hadapan Tuhan". Adakah diantara anda yang merasa demikian.

Kalau tidak begitu, orang banyak bertanya "apa yang harus saya lakukan untuk datang pada Tuhan". Sebenarnya tidak ada ritual agamawi paling baik untuk kita datang pada Tuhan. Anda bisa memulai dengan nyanyian, bisa bersujud, bisa duduk sambil berbicara pada Tuhan. Bisa membaca Firman Tuhan yang menjadi bagian hari itu. Apapun itu selama anda melakukan dengan cara terbaik dan dengan kesungguhan hati tidak ada yang salah. Saya malah sering mengalami perjumpaan dengan Tuhan saat saya ada di perjalanan menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan, saya seringkali menaikkan pujian dan penyembahan sambil mengangkat tangan ke atas.

Dalam firman Tuhan di atas dituliskan bahwa Tuhan ingin masuk ke dalam hati kita. Tapi apa yang mau Dia lakukan, Dia tidak bermaksud membuktikan Tuhan siapa yang benar. Yesus atau yang lain. Dia juga tidak sedang mengajak kita berdebat. Yesus masuk ke dalam hati kita, Dia ingin mengajak kita makan. Apakah anda pernah diajak makan oleh orang lain. Pasti pernah, dan tidak mungkin kalau tidak kenal akrab lalu mengajak makan.

Hanya orang yang kenal akrab, kenal baik dan memiliki kedekatan yang tidak perlu diragukan yang mau mengajak seseorang untuk makan. Saya punya teman baik, saat kami pengen ketemu untuk sekedar ngobrol, kami janjian cari tempat makan terdekat. Kadang di rumah makan sederhana, seringkali pula di warung kopi di sekitar jalanan yang kami lewati. Kami bisa berbincang dengan akrab tanpa ada satu pun yang kami sembunyikan.

Sahabat Kristus, Tuhan Yesus lebih merindukan hubungan yang intim dan akrab dengan kita. Dia tidak melihat dosa kita atau ritual agamawi apa yang harus kita lakukan. Sebenarnya Tuhan mau kita meresponi kehadiranNya, bergaul karib dengan Dia. Bercakap-cakap dengan Dia. Ketika kita mengerti apa yang dirindukanNya dan Dia mengenal kedalaman hati kita, maka percayalah tidak ada berkat istimewa yang akan ditahan bagi kita. Yang terbaik pasti diberikan bagi anda dan saya. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA : 0895623356501)


Rabu, 15 Juni 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Jangan Mengandalkan Teman

JANGAN MENGANDALKAN TEMAN

Mikha 7:5  

Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan!

Sahabat Kristus, siapa yang menjadi tumpuan harapan saat kita menghadapi masalah. Pasti kita akan menjawab tumpuan harapan kita tentu pada Tuhan. Tapi dalam kenyataan sehari-hari bukankah seringkali yang menjadi sasaran permintaan tolong kita pertama kali adalah manusia, bukannya Tuhan.

Firman Tuhan jelas mengatakan "Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan!". Bukankah saat ada kesulitan, teman dekatlah yang jadi tujuan kita pertama kali. Manusiawi sekali, wajar saja hal demikian kita lakukan. Saya pun pernah juga beberapa kali melakukan hal serupa. Secara spontan minta tolong pada teman. Teman baik atau yang kita sebut sahabat baik.

 Saya yakin firman Tuhan tidak melarang kita minta tolong pada teman. Tapi ketika kita percaya bahkan mengandalkan teman atau kawan, maka kita sebenarnya sudah menggeser hati kita dari Tuhan. Saat ada pergumulan dalam hidup kita, semestinya secara spontan kita berharap dan berdoa pada Tuhan. Ketika berdoa itulah bisa saja Tuhan memakai teman untuk menolong kita. Bisa juga dengan cara lain yang tak terduga, namun sikap hati kita sudah lebih dulu mengarah pada Tuhan bukan pada manusia, siapa pun itu.

Dalam perjalanan pelayanan yang Tuhan percayakan, saya pun seringkali tergoda untuk berharap pada teman. Suatu kali teman baik saya, yang lebih berhasil secara ekonomi berkata “Okky, kalau kamu perlu sesuatu untuk pelayananmu, jangan sungkan. Kabari saja saya, saya akan siap membantumu”. Sekilas hati saya merasa bahwa ini peluang yang baik. Ada teman yang siap mendukung saya bila ada kesulitan atau kebutuhan dalam pelayanan, tentunya dalam hal keuangan. Namun saya juga menyadari bahwa hal ini tidak baik bagi hati dan hidup saya, karena saya akan mudah berpaling pengharapan saya dari berharap Tuhan menjadi pada manusia.

Saya pun berkata, “mohon maaf lebih baik kalau anda digerakkan oleh Tuhan untuk mendukung pelayanan kami, silakan saja. Bila tidak, ya tidak ada masalah. Tapi saya tidak mau ketika ada sesuatu kebutuhan saya akan menjadi mudah ingat untuk minta tolong pada anda”. Setelah menyampaikan itu hati saya rasanya tenang dan bisa melayani Tuhan dengan leluasa. Sampai hari ini, puji Tuhanmotivasi saya tetap lurus pada Tuhan. Ada kebutuhan apapun, saya percaya Tuhan Yesus yang menolong dan menopang.

Sahabat Kristus mari periksa hati kita, adakah teman baik yang selama ini selalu jadi tujuan saat kita ada dalam kesulitan. Tapi berapa banyak kita malah dikecewakan saat berharap pertolongan pada mereka. Saya berdoa mulai saat ini kita benar-benar berharap pada Tuhan untuk menolong kita. Bukankah tangan Tuhan tidak terbatas untuk menyediakan pertolongan bagi kita. Mari kita berharap pada Sahabat terbaik kita, yaitu Yesus Kristus. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)


Panduan Doa Syafaat Edisi 657




 

KESAKSIAN PELAYANAN

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"

  JUMPA DENGAN TUHAN Judul     : Kuat Di Dalam Tuhan Baca     : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...