Selasa, 12 Juli 2022

Senin, 11 Juli 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Cuma Bisa Berdoa

 

SAAT TEDUH PAGI HARI

Judul   : Cuma Bisa Berdoa

Baca    : Mazmur 42 : 2

Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.

            

Sahabat Kristus, Bagian firman Tuhan di atas sudah terlalu populer, bahkan sudah banyak lagu dibuat dari ayat ini. Tapi mari saya ajak untuk kita melihat dari pemahaman hati yang paling dalam. Dikatakan, “Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair”. Rusa ini merindukan sungai karena saat itu posisinya sedang diincar oleh pemburu. Dia tidak berdaya untuk melawan, menghindar ke mana saja akan tetap dikejar oleh pemburu tersebut. Rusa ini merindukan sungai bukan karena haus, tapi karena di dalam sungai itu dia bisa menghindar dari sergapan pemburu.

            Sungai akan menetralisir bau tubuh rusa sehingga pemburu akan seperti kehilangan jejak. Ketika rusa masuk ke dalam sungai, bau tubuhnya tidak akan tercium oleh pemburu. Oleh karena itu rusa membutuhkan sungai untuk menyembunyikan diri. Memang sepertinya pengecut, tapi hanya di dalam sungai itu hidupnya aman dan diselamatkan. Kalau tidak ada sungai, dia mati. Demikian juga ketika jiwa kita seperti tertekan dan begitu depresi karena banyaknya pergumulan hidup, ternyata kita sampai pada satu titik bahwa Tuhan saja yang kita butuhkan.

            Apakah anda pernah mendengar ungkapan sinis seperti ini “Kalau cuma doa saja tanpa usaha, ya tidak ada artinya”. “Orang kok kerjaannya cuma doa, ya mestinya ada usaha dong. Ada sesuatu yang dikerjakan..”. Bapak ibu dan saudara terkasih, kadang kala karena terlalu berat beban hidup yang dihadapi, orang jadi tidak tahu apa yang harus diperbuat lagi. Ketika hutang sudah jatuh tempo dan ditagih terus, belum lagi kebutuhan yang makin mendesak. Saat penyakit mulai bertambah kronis dan tidak tahu apa yang harus diperbuat untuk mengatasinya. Sewaktu keadaan keluarga sepertinya berantakan dan tidak tahu bagaimana bisa dipulihkan. Demikian juga berbagai kesulitan hidup lain yang tak pernah diduga. Saat itu kadang kita tidak tahu apa yang kita harus perbuat selain berdoa.

            Sahabat Kristus, ketika segala sesuatu melanda hidup kita dan membuat kita putus asa, bisa jadi cuma berdoa yang bisa kita lakukan. Tidak apa-apa. Sesungguhnya itu adalah usaha terbaik yang bisa kita kerjakan. Berdoa bukan berarti tidak melakukan usaha, saat kita berdoa sebenarnya itu adalah tindakan supranatural yang justru mengatasi keadaan alamiah yang saat ini kita alami. Sekali lagi, Ketika kita berdoa sebenarnya kita sedang melakukan tindakan iman yang akan mengatasi masalah hidup yang saat ini sedang kita hadapi. Jadi berdoa itu pun juga suatu usaha dan suatu tindakan yang kita kerjakan.

Bapak, ibu dan saudara terkasih jangan pernah putus asa kalau cuma berdoa yang bisa kita lakukan, justru berdoa itu yang mampu menyelamatkan hidup kita. Kelihatannya remeh, sinis dan kecil sekali yang bisa kita lakukan. Tapi percayalah, ketika kita berdoa tanpa disadari kita sedang menghimpun kekuatan besar yang tidak pernah kita perkirakan. Tiba-tiba saja, masalah kita beres. Tidak terduga pergumulan kita selesai. Tidak disangka persoalan kita teratasi. Jangan pernah meninggalkan kehidupan doa, sebab doa orang yang benar sangat besar kuasanya. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati.

(Untuk dukungan doa : Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)

Panduan Doa Syafaat Edisi 674




 

Minggu, 10 Juli 2022

Saat Teduh Pagi Hari 11 Juli 2022 : Dirontokkan

 

SAAT TEDUH PAGI HARI

Judul   : Dirontokkan

Baca    : Roma 8:13

Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

 

Sahabat Kristus, Ada yang berkata pada saya mengapa sejak sungguh-sungguh mengikut Tuhan Yesus, kehidupan kok semakin sulit. Beda dengan orang lain yang tidak sungguh-sungguh dalam Tuhan atau mereka yang hidup di luar Tuhan Yesus, kok rasanya hidupnya enak dan lancar saja.

Satu hal yang sering kali dilupakan, kehidupan Kristen bukan sekedar hidup enak, diberkati atau hidup sukses dan nyaman. Tuhan mau membangun kehidupan rohani kita lebih baik dari waktu ke waktu. Tuhan lebih peduli dengan kehidupan rohani kita, dengan katakter kita, dengan pertobatan kita, lebih dari sekedar membuat kita diberkati atau diselesaikan pergumulan kita atau bahkan daripada kita mengalami mujizat yang membuat kita merasa nyaman.

Ketika kita memutuskan untuk mengikut Tuhan dengan serius, maka saat itu pula kita menyerahkan hidup untuk diproses oleh Tuhan. Ada harga yang harus dibayar ketika mengikut Tuhan. Harga itu berupa sifat kedagingan kita yang mesti dirontokkan setiap hari.

Ada yang harus dirontokkan kepahitannya, dirontokkan kecewanya, dirontokkan iri hatinya, dirontokkan ketidak kudusannya, cara hidupnya, pekerjaannya, kebiasaannya yang salah dan sebagainya. Melalui banyak hal yang kita alami, sebenarnya Tuhan mau membentuk otot-otot manusia rohani kita supaya menjadi lebih kuat dari hari ke hari.

Sahabat Kristus, jangan pernah menyerah dan putus asa ketika Tuhan membentuk hidup kita. Jangan pernah melarikan diri saat kedagingan kita dirontokkan. Memang terasa sakit saat itu terjadi. Tapi percayalah ketika kehidupan rohani kita terbentuk dengan baik, maka tidak sulit bagi Tuhan untuk memberikan berkat yang istimewa bagi kita. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan doa. Mizpa Minustry. WA: 0895623356501)

Panduan Doa Syafaat Edisi 11-16 Juli 2022


 

Jumat, 08 Juli 2022

Saat Teduh Pagi Hari : Payah

SAAT TEDUH PAGI HARI

Judul : Payah

Bacaan : Markus 6:48

Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka.

 

Sahabat Kristus, kisah ini merupakan rangkaian dari peristiwa yang kita kenal sebagai mujizat Yesus berjalan di atas air. Firman Tuhan mengatakan “Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka…”. Satu bukti kasih Tuhan yang tidak bisa kita abaikan yaitu betapa Ia mau datang menghampiri ketika kita dalam situasi yang payah.

Seberapa payah kah kehidupan kita saat ini yang sedang kita jalani. Ada yang payah karena tekanan ekonomi, antara kewajiban, tagihan dan kebutuhan semua ada pada posisi yang harus diutamakan. Ada yang payah karena kesehatan yang tidak kunjung membaik. Sudah sekian waktu mengalami sakit tertentu tapi tidak segera sembuh. Ada juga yang payah karena masalah keluarga yang seperti tidak berujung. Hanya karena masalah kecil akhirnya ribut yang diwarnai kata-kata cerai, istri tidak berguna, suami tidak perhatian dsb. Bisa juga ada yang merasa payah karena pekerjaan yang dikerjakan dan diusahakan seakan ada saja halangannya, tidak berhasil dan gagal berkali-kali.

 Pergumulan hidup apa yang saat ini sedang membuat anda payah. Situasi payah mengandung pengertian lelah, capek dan jenuh karena tidak tahu harus berbuat apa lagi. Hari ini terimalah kabar baik bahwa Yesus mau datang kepada kita untuk menolong kita. Dihampirinya kita dan dikuatkannya jiwa kita. Oleh karena itu Tuhan Yesus berkata “Jangan takut. Ini Aku”.

 Saat itu untuk menolong murid-murid yang dalam kepayahan karena terjebak gelombang laut, Tuhan Yesus melakukan keajaiban dengan berjalan di atas air. Jangan takut, kondisi hidup kita bisa jadi hari ini berantakan dan kacau tidak beraturan tapi percayalah Dia sanggup melakukan keajaiban dan mujizat di luar kemampuan berpikir kita.

 Dia adalah Tuhan yang penuh kasih. Oleh kasih karuniaNya diulurkan tanganNya untuk menolong kita, disediakanNya bahu untuk menampung air mata kita dan dipeluknya kita sebagai penerimaan dari kondisi kita yang penuh ketertolakan. Jangan menyerah dalam doamu, jangan putus asa dalam penantianmu dan jangan lemah dalam imanmu.

 Doa kita tidak akan pernah sia-sia. Pengharapan kita tidak akan pernah mengecewakan. Dia bukan Tuhan yang cuma duduk di tahta, seperti raja yang menunggu setoran upeti atau pajak. Bila ada rakyatnya yang salah, maka tidak segan raja menghukum, tidak demikian. Dialah Tuhan yang memang duduk di tahta, tapi Dia juga rela meninggalkan tahtaNya untuk menghampiri kita ketika kita berseru dalam doa.

Sahabat Kristus, sekalipun kita berdoa dengan diam, tapi doa kita bergema keras terdengar di Kerajaan Sorga. Doa yang dinaikkan dengan hati yang tulus akan menggerakkan Tuhan untuk datang pada kita. Dia akan mendekati, menolong dan memulihkan hidup kita. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Mizpa Ministry. WA:0895623356501)


KESAKSIAN PELAYANAN

Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"

  JUMPA DENGAN TUHAN Judul     : Kuat Di Dalam Tuhan Baca     : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...