Sebuah pelayanan sederhana yang akan mendukung anda untuk hari demi hari mengasihi Tuhan Yesus dengan maksimal
Senin, 04 Juli 2022
Panduan Doa Syafaat Edisi 669
Minggu, 03 Juli 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Ketukan Tuhan
SAAT TEDUH PAGI HARI
Judul : Ketukan
Tuhan
Bacaan : Wahyu
3:20
Lihat, Aku berdiri di
muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan
membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama
dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
Sahabat Kristus, mari
perhatikan bagian Firman Tuhan ini. Firman Tuhan mengatakan “Aku berdiri di
muka pintu dan mengetok”. Dituliskan dalam Alkitab mengetok, bukan mendobrak
atau mendorong atau memaksa masuk. Tuhan Yesus begitu mengasihi dan menyayangi
kita. Dia tidak pernah memaksa kita untuk ada dalam kehendakNya.
Bagian Firman Tuhan lain mengatakan
bahwa Tuhan itu lemah lembut dan murah hati. Semua pilihan bergantung pada
kita, mau ada dalam panggilan Tuhan atau ada dalam kekerasan hati kita sendiri.
Kata mengetuk juga
berarti bahwa Tuhan itu mau menunggu. Dia mau menunggu kapan kita ini mau
berbalik pada kehendak Tuhan. Dia mau menunggu kita kapan mau bertobat dan
berbalik dari jalan kita yang salah. Dia menantikan kapan kita ini mau datang menyediakan
diri pada Tuhan.
Hari ini bersyukur sekali
kita diberikan kesempatan untuk ada di hari yang baru. Hari ini kita masih
diberikan kesempatan untuk mendengar panggilan Tuhan, yaitu panggilan
pertobatan untuk berbalik pada Tuhan. Dia memang tidak memaksa, keputusan ada
di tangan kita. Namun apakah kita mau membiarkan Dia menunggu kita terus menerus.
Sahabat Kristus, Jangan mengandalkan
usiamu. Ada banyak orang yang akhirnya berhenti meninggalkan kisah hidupnya di
usia muda. Sementara itu panggilan Tuhan dia abaikan dan lupakan. Betapa penyesalan
itu tidak bisa terbayar oleh apapun. Jangan mengandalkan karirmu. Seberapa sih
karir yang harus kita kejar, sampai harus meninggalkan Tuhan. Jangan pula
mengandalkan keuanganmu, tidak akan pernah ada kata cukup bagi kita terhadap
uang.
Saat ini bisa jadi usia
kita masih muda, masih punya kekuatan, masih sehat dan masih punya karir yang
bagus. Apapun dan bagaimana pun kondisi kita saat ini, ketika Tuhan memberikan
kesempatan pada kita untuk mendengar ketukan Tuhan di hati kita, mari responi
dengan bertobat dan berbalik mengikut Tuhan dengan sepenuh hati. Apakah anda
bersedia. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk dukungan
doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)
Sabtu, 02 Juli 2022
Pokok Doa Edisi 04-09 Juli Versi Word
Mizpa Ministry
WA : 0895623356501; IG : mizpaministryofficial
Pokok Doa Syafaat Edisi 04-09 Juli
2022
|
Hari/Tanggal |
Pokok Doa
Syafaat |
|
Senin, 04 Juli 2022 |
Kita berdoa untuk menopang kegiatan
pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Maruf Amin
dalam seminggu ke depan. Kiranya Kesehatan, hikmat dan kuat kuasa Roh Kudus
menopang beliau senantiasa. |
|
Selasa, 05 Juli 2022 |
Hari ini diperingati sebagai Hari
Bank Indonesia. Kita berdoa supaya Bank Indonesia mampu melayani masyarakat
dengan baik dan menjaga kestabilan nilai rupiah denga naman. |
|
Rabu, 06 Juli 2022 |
Kita mendukung doa untuk kestauan
hati gereja Tuhan. Dijauhkan dari perpecahan dan merasa benar sendiri. Namun satu
sama lainnya saling mendukung dan memperlengkapi. |
|
Kamis, 07 Juli 2022 |
Kita berdoa untuk anak-anak muda
supaya tidak mudah terkontaminasi paham teroris, tapi lebih kuat lagi imannya
dan berwawasan kuat serta memiliki kehidupan ekonomi yang stabil. |
|
Jumat, 08 Juli 2022 |
Kita berdoa untuk umat Muslim dalam
mempersiapkan ibadah Idul Adha, semua terselenggara dengan baik, penuh
toleransi dan bisa berbagi pada sesamanya. |
|
Sabtu, 09 Juli 2022 |
Kita berdoa mendukung ibadah Minggu
di semua gereja. Kiranya Hadirat Tuhan dinyatakan, urapan Tuhan terjadi pada setiap
anak-anak Tuhan yang melayani dan jemaat Tuhan boleh mengalami pemulihan
hidup dan pembaharuan hati. |
Disusun
oleh : Tim Mizpa Ministry, 03072022
Pokok Doa Syafaat Edisi 04-09 Juli 2022
Panduan Doa Syafaat Edisi 668
Jumat, 01 Juli 2022
Saat Teduh Pagi Hari : Kita Ini Kerabat
SAAT TEDUH PAGI HARI
Judul : Kita Ini Kerabat
Baca :
Kejadian 13:8
Maka berkatalah Abram
kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan
antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.
Satu kali terjadi
perselisihan antara gembala ternak Abraham dan Lot. Masing-masing memiliki harta
yang begitu banyak dengan ternak yang tidak terhitung sehingga terlalu sempit
bila tanah itu ditempati oleh kedua pihak ini. Tidak terduga terjadi
pertengkaran di antara orang-orang yang bekerja pada mereka.
Menarik sekali ketika
Abraham, yang waktu itu masih bernama Abram, berkata pada Lot janganlah kiranya
ada perkelahian antara aku dan engkau, juga antara gembala masing-masing, sebab
kita ini kerabat. Dalam bahasa Inggris dituliskan 'close relatives' atau
saudara dekat. Kalau diteliti lebih lanjut, sebenarnya yang didapat oleh Lot
pun bukankah itu berasal dari keikutsertaan dia pada Abraham. Karena dia
menumpang pada Abraham, maka dia mendapatkan harta kekayaan yang tidak kalah
besar.
Mari kita perhatikan
hidup kita, adakah kita pernah memiliki suatu dendam atau kebencian pada
saudara seiman kita. Oleh karena benci dan kecewa pada seseorang, kita tidak
lagi menjalin hubungan baik dengan orang tersebut. Padahal sebelumnya
hubungannya begitu dekat dan saling membangun juga saling mendukung. Tapi oleh
satu dan dua hal kita meninggalkan hubungan baik tersebut. Ijinkan saya berkata
bahwa bagaimana pun, perang dengan saudara seiman tidak akan pernah menimbulkan
kemenangan. Perselisihan antara saudara seiman satu dengan lainnya hanya akan
menimbulkan sakit hati yang berkepanjangan.
Mengapa saya menyampaikan
bahwa perang dengan saudara seiman tidak akan pernah menimbulkan kemenangan.
Ketika kita ada konflik dengan saudara seiman lainnya, hanya akan menumbuhkan
perasaan "saya benar, dia yang salah". Secara rohani akan timbul
anggapan "saya lebih diurapi daripada dia". Mungkin juga kita bisa
berkata "posisi saya lebih benar daripada dia, visi yang saya miliki lebih
baik daripada dia". Demikian pula berbagai pendapat lainnya yang akan
merasa bahwa kita lebih baik dari saudara kita yang satunya. Perselisihan
antara saudara seiman tidak akan pernah menguntungkan Kerajaan Sorga, kita
justru akan sibuk membangun benteng kebenaran diri sendiri. Di lain pihak kita
akan lupa pada tugas sebenarnya untuk memenangkan jiwa.
Prihatin sekali,
hari-hari ini sebagian gereja dibentuk bukan karena penginjilan terhadap jiwa
baru. Sebagian gereja ada karena sakit hati. Yang seringkali terjadi, sebuah
kelompok kecewa pada kepemimpinan gereja besar lalu memisahkan diri dan
membentuk gereja tersendiri dengan menyatakan bahwa ini gereja yang paling
sehat. Hal demikian sudah sering terjadi, khususnya di kota-kota besar.
Masing-masing pihak merasa bahwa saya yang mendengar suara Tuhan lebih baik.
Kepahitan pada satu
saudara seiman akan merugikan kita. Pelayanan kita tidak maksimal, hubungan
jadi berantakan apalagi doa kita jadi terhalang. Oleh karena itu bila
perselisihan ini sedang kita hadapi, tidak ada salahnya untuk diselesaikan.
Bagaimana pun kita ini satu saudara, sama-sama warga Kerajaan Sorga. Hal ini
berlaku juga untuk hubungan suami istri, atau orang tua dengan anak, tidak ada
gunanya saling konflik. Bagaimana pun anda ini satu keluarga. Seringkali
pergumulan yang dihadapi bisa diselesaikan ketika suami istri berdoa bersama
dengan sepakat. Orang tua dengan anak berdoa dalam kesatuan hati. Coba
bagaimana bila roh independen itu merasuki sebuah keluarga. Istri berdoa
sendiri, suami mencari pertolongan Tuhan sendiri. Anak datang pada Tuhan
sendiri. Apakah satu pergumulan akan terselesaikan, saya tidak yakin.
Hari ini kembali mari
kita belajar untuk tidak hidup dalam konflik, khususnya dengan saudara seiman.
Saya punya sahabat dekat yang begitu baik. Bukan berarti kami tidak pernah
konflik, sering terjadi salah pengertian. Tapi ketika satu kali kami saling
salah paham, kami tidak mau berlarut. Kami menyelesaikan dengan bertemu di
warung soto, warung kopi atau tempat makan lainnya sekedar meluruskan
kesalahpahaman.
Kita prihatin akhir-akhir
ini pemimpin negeri ini saling berselisih satu dengan lainnya, meskipun di
permukaan mengaku sebagai sahabat. Ada juga hamba Tuhan saling berseteru satu
dengan lainnya padahal kalau kotbah sering menyampaikan tentang kesatuan
gereja. Tapi saya berdoa anda dan saya, semua kita tidak lagi hidup dalam
kepahitan, konflik atau perselisihan. Bagaimana pun, kita ini saudara sesama
warga Kerajaan Sorga. Tetap setia sampai garis akhir. Tuhan Yesus memberkati. (Untuk
dukungan doa. Mizpa Ministry. WA: 0895623356501)
Panduan Doa Syafaat Edisi 667
KESAKSIAN PELAYANAN
Jumpa Dengan Tuhan Edisi 09 November 2023 "Kuat Di Dalam Tuhan"
JUMPA DENGAN TUHAN Judul : Kuat Di Dalam Tuhan Baca : Efesus 6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kek...
-
S e l a m a t malam pak maaf menganggu waktunya, mau menanyakan hal warisan . K ami orang Jawa , rumah or ang tu a di solo mau di gusu...
-
Pembicara kedua dalam seminar bertajuk “Kolekte Turun, Potong Gaji Hamba Tuhan Atau Efisiensi ?” yaitu Pdt. Bambang Widjaja. Beliau ad...









